Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Suasana duka menyelimuti rumah pasukan TNI yang masa hidupnya menjabat sebagai Komandan Tim Badan Intelijen Strategis (Dantim Bais) TNI wilayah Pidie, di Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.
Kapten infanteri, Abdul Majid, dimakamkan di tempat pemakaman umum tak jauh dari kediaman, serta proses pemakaman Dantim Bais tetap digelar dengan upacara militer.
Pihak keluarga menyampaikan sebelumnya mereka sudah menerima kabar akan peristiwa yang terjadi pada almarhum, namun tidak begitu langsung percaya sebelum dipastikan oleh rekan korban.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, prajurit TNI yang meninggal tersebut bernama abdul majid dan berpangkat sebagai kapten infanteri. yang bertugas di Badan Inteligen Strategis (BAIS) tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) di Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Pidie, pada Kamis, (28/10).
Khairul Muslim, salah satu anggota keluarga Kapten Infanteri mengatakan, yang terpenting untuk saat ini adalah mengusut tuntas dan menangkap pelaku serta diberi hukuman yang seadil-adilnya. ia juga mendo’akan almarhum yang gugur ketika bertugas agar mendapatkan amal pengabdian dan perjuangannya.
“Kami sudah ikhlas karena memang itu sudah menjadi tugasnya, beliau adalah orang yang periang dan mudah berbaur dengan lingkungan serta masyarakat sekitar. Tugas terakhir kami sebagai keluarga adalah menyempurnakan kebaikan beliau dengan melaksanakan fardhu kifayah beliau” ungkap Khairul Muslim, Keluarga Kapten Infanteri Abdul Majid.
Sementara itu berdasarkan hasil visum yang dilakukan oleh tim dokter di rumah sakit umum daerah sigli korban mengalami luka diperut dari arah kanan tembus ke kiri setelah itu jenazah di kawal oleh Satuan POM untuk di evakuasi ke Banda Aceh
“Setelah dilakukan visum korban mengalami luka diperut dari arah kanan tembus ke kiri. Setelah itu jenazah di bawa ke Banda Aceh dan dikawal oleh satuan POM,” ungkap dr. Kamaruzzaman, Wadir Pelayanan Medis RSUD TCD Sigli.



