Aceh Barat – Pujatvaceh.com – Tradisi perayaan maulid Nabi di Aceh, membuat permintaan sejumlah bahan pokok di Pasar Bina Usaha Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, semakin meningkat, mengakibatkan harga komoditas bahan pokok ikut naik secara beransur.

Kenaikan terjadi pada daging ayam, harga per ekornya dijual berkisar pada harga 50 sampai 55 ribu rupiah, kini naik perlahan dari 60 sampai 65 ribu rupiah, sementara untuk permintaan pasar juga naik hingga 3 kali lipat.

Biasanya para penjual daging ayam hanya menjual sekitar 80 ekor ayam saja per harinya, namun saat ini pedagang dapat menjual ayam hingga 300 ekor per hari.

Tak hanya itu, harga telur ayam dari yang sebelumnya 35 ribu per papan kini juga naik menjadi 36 ribu rupiah per papannya, sedangkan harga gula pasir yang sebelumnya dijual 12 ribu per kilogramnya, kini naik menjadi 13 ribu per kilogramnya.

Namun, sebagian masyarakat juga merasa keberatan dengan naiknya harga kebutuhan pokok, terlebih selama pandemi ini membuat pemasukan mereka kian berkurang.

“Kenaikan harga ini kalau masyarakat kecil seperti kami sangat berpengaruh, apalagi sekarang menjelang maulid harga semua naik mulai dari sembako, ayam, minyak goreng dan lain-lain, apalagi dimasia pandemi sekarang,” ungkap Rahmad, Pembeli.

 Sementara itu, Sukri, salah satu pedagang di Pasar Bina Usaha Meulaboh, mengatakan, kenaikan ini disebabkan pasokan minyak goreng dan telur kian menipis, seiring permintaan yang naik di masa perayaan maulid Nabi.

 Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng curah di Pasar Bina Usaha Kota Meulaboh Aceh Barat, mencapai 100 persen, dari sebelumnya harga 15 ribu perliter, kini menjadi 30 hingga 32 ribu perliternya.

Meski harga mulai naik, namun permintaan konsumen juga tetap tinggi, karena saat merupakan bulan Maulid Nabi Muhammad.

“Saat ini minyak mengalami kenaikan sangat tinggi, yang biasanya 1 babu sekitar 29 ribu sekarang menjadi 32 ribu. Untuk harga telur juga meningkat saat ini 36 ribu kalau dulu bisa dapat 35 ribu. Sementara para pembeli saat ini masih meninggkat  walau harga naik karena bulan ini bertepatan dengan maulid,” jelas Sukri, Pedagang.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Dan Koperasi Kabupaten Aceh Barat, khairul mengatakan, kenaikan harga bahan kebutuhan pokok dikarenakan saat ini di wilayah aceh sedang memasuki bulan maulid, sehingga menyebabkan permintaan bahan kebutuhan pokok oleh masyarakat meningkat pesat dari biasanya.

“Dari hasil evaluasi kita dilapangan ada pemantauan harga produk perhari, perminggu itu tidak terjadi kenaikan yang sangat signifikan, karena momen di wilayah kita khusunya di Aceh hari ini sedang memasuki bulan maulid, sehingga menyebabkan permintaan bahan pokok meningkat dari biasa,” jelas Khairul, Kabid Perdagangan Disperindagkop.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini