Aceh Barat – Pujatvaceh.com – Kabar duka datang dari Aceh Barat, Haji Banta Puteh Syam Wakil Bupati Aceh Barat meninggal dunia dalam perjalanan saat hendak dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin, Banda Aceh pada hari kamis pukul 15.00 WIB.
Sebelumnya, Wabub Aceh Barat ini sempat dirawat selama 3 hari di klinik cahaya Husadah, Desa Langkak. Kondisi kesehatan almarhum saat itu turun drastis lalu dirujuk ke RSUD SIM di Ujong Fatihah, Kabupaten Nagan Raya.
Almarhum ketika dirujuk ke RSUD SIM mengalami sesak nafas, sehingga pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan rapid test antigen ketika akan dirawat. Dari hasil rapid test antigen tersebut Bantah Puteh dinyatakan reaktif Covid-19, sehingga almarhum menjalani perawatan di ruang pinere rumah sakit setempat.
Lalu pada Kamis pagi dilanjutkan dengan uji swab pcr dan sampelnya dikirim ke Banda Aceh guna memastikan secara medis apakah terjangkit Covid-19 atau tidak.
Diketahui, Ketua DPC Partai Gerindra Aceh Barat ini juga memiliki riwayat penyakit Diabetes Mellitus (DM) serta sesak pernafasan. Meski dinyatakan reaktif Covid-19 dari hasil swab antigen, namun pemulasaran hingga pemakaman orang nomor 2 di Aceh Barat ini tanpa menerapkan protokol kesehatan karena permintaan dari keluarga.
Petugas medis RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya, Khairifi mengatakan hasil swab antigen Wakil Bupati Aceh Barat reaktif sementara untuk swab pcr nya 3 hari kedepan baru keluar hasilnya.
Sebelum dibawa ke pemakaman ratusan pelayat ikut menshalatkan serta mendoakan jenazah di Masjid Baiturahim, Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan yang tidak jauh dari rumah duka.
“Bapak wabub mengalami sesak pernapasan berat, serta beliau juga memiliki riwayat penyakit Diabetes Mellitus. Untuk hasil swab antigen yang sudah kita pariksa hasilnya itu reaktif dan untuk swab pcr belum keluar hasilnya karena harus menunggu sampai 3 hari,” jelas Khairifi, Petugas Medis RSUD SIM Nagan Raya.
Sementara itu, Sekda Aceh Barat Marhaban mengatakan, almarhum Haji Banta Puteh Syam meninggal dunia di usia 67 tahun dengan meninggalkan seorang istri dan 4 anaknya, Wabub Aceh Barat juga dikenal sosok yang baik hati dan peduli terhadap rakyatnya.
“Beliau merupakan ASN yang sangat peduli terhadap rakyatnya, beliau meninggal sekitar jam 15.00 dan akan dikebumikan di kampung halaman beliau di Nagan Raya,”ungkap Marhaban, Sekda Aceh Barat.
Usai memberikan penghormatan terakhir jenazah Mantan Sekda Aceh Barat itu langsung dibawa ke kampung halamannya di Desa Parom, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya untuk dikebumikan.



