PIDIE JAYA – PUJATVACEH.COM – Kejari Pidie Jaya berhasil melakukan penangkapan terhadap Riki Akbar bin Ibrahim Alias Abu Malaya DPO Kejari Kabupaten Setempat, pukul 09.45 WIB, (24/3).  Abu Malaya ditangkap di rumah orang tuanya di Gampong Meueu, Kecamatan Trieng Gadeng, Pidie Jaya.

Terdakwa merupakan DPO dalam kasus tindak pidana informasi dan transaksi elektronik terkait ujaran kebencian dan sara terhadap Gubernur Aceh Nova Iriansyah melalui postingan di akun facebook Abu Malaya milik terdakwa.

Tim tangkap buronan (Tabur) Kejaksaan Pidie Jaya dibantu oleh Tim Tabur Kejati Aceh telah melakukan pemantauan keberadaan DPO tersebut. Penangkapan terdakwa Abu Malaya dipimpin langsung oleh Kasi Intelijen Kejari Pidie Jaya Rifai Affandi, SH, MH. Pada saat penangkapan ikut di back up oleh personil intelkam Polres Pidie Jaya.

Saat penangkapan, petugas sempat memberikan tembakan peringatan. Pasalnya terdakwa mencoba melarikan diri dari sergapan petugas gabungan kejati, kejari pijay dan personil intelkam polres pijay. Pasca ditangkap, terdakwa kini telah diamankan di ruang tahanan Kejaksaan Negeri Pidie Jaya.

Sebelumnya, terdakwa Abu Malaya melarikan diri pada hari minggu (4/10/20) lalu sekitar pukul 15.00 WIB dari ruang isolasi covid-19 di Gedung Tgk Syik Pante Geulima di Meureudu Pidie Jaya. Ia melarikan diri dengan cara membakar platfon kamar mandi ruang isolasi. Lebih kurang terdakwa melarikan diri selama 5 bulan dan kemudian ditetapkan sebagai DPO. Diketahui terdakwa sering berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas. Saat melarikan diri, terdakwa Abu Malaya merupakan tahanan JPU.

Abu Malaya disangkakan Pasal 45a ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 Ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Terdakwa telah dilakukan test covid-19 dengan hasil non reaktif. Selanjutnya dia akan langsung di tahan di rutan kelas IIb sigli untuk kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Meureudu guna menjalani persidangan terhadap kasus yang menjeratnya.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments