Foto : Pembakaran 9 Ha, Ladang Ganja di Aceh Utara

ACEH UTARA – PUJATVACEH.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia bersama aparat gabungan TNI – Polri, memusnahkan 9 hektar ladang ganja yang ditemukan di daerah perbukitan di Dusun Cot Rawatu Desa Jurong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa pagi, (6/4). Pemusnahan kali ini merupakan yang terbesar dalam tiga tahun terakhir oleh aparat gabungan.

Untuk mencapai lokasi ladang ganja, BNN RI bersama aparat gabungan TNI-Polri serta Muspida Plus, harus menempuh dengan berjalan kaki selama tiga puluh menit karena lokasi tidak bisa dilalui oleh kedaraan roda empat.

Tanaman ganja yang dimusnahkan ini umurnya bervariasi mulai dari bibit di polybag, dan sebagian besarlainnya berumur antara 2 hingga 6 bulan.

Di lokasi, BNN bersama aparat gabungan dan muspida plus menemukan 9 hektar lebih ladang ganja, dengan jumlah tanaman tujuh puluh ribu batang dan berat basah 35 ton.

Tanaman batang ganja ini dimusnahkan dengan cara dicabut dan dibakar di lokasi yang berada di tiga titik di lereng perbukitan Cot Rawatu, Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Kepala BNN RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, mengatakan, pemusnahan ladang ganja seluas 9 hektar ini merupakan yang terbesar dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Menurut Petrus dalam situasi pademi covid-19, peredaran narkoba tidak menunjukan trend turun melainkan tetap meningkat, sehingga butuh kerjasama bersenergi untuk memberantas peredaran narkoba.

“Meski dalam keadaan pandemi covid-19, bisa kita lihat, trend peredaran narkoba tidak juga kunjung menurun, namun meningkat. Sehingga kerjasama, dan terus bersinergi harus tetap kita lakukan untuk memberantas narkoba” Papar Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, Kepala BNN RI kepada wartawan.

Komjen Pol Petrus Reinhard juga menambahkan, BNN RI juga mengajak stockholder di Aceh Utara untuk memberdayakan masyarakat agar tidak kembali menanam ganja, namun menggantikannya dengan tanaman lain.

Pihak BNN RI terus melakukan pemberantasan ladang ganja di Aceh untuk menyelamatkan generasi bangsa dan meminta pemilik ladang ganja untuk menggantikannya dengan tanaman lain yang bernilai ekonomis.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini