Foto : Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kota Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – PUJA TV ACEH – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Kota Lhokseumawefoto, T Sofianus atau yang kerap disapa Poncek, menyoroti sejumlah pejabat elit pemerintah kota setempat, seperti walikota, wakil walikota, bahkan sekretaris daerah yang belum menjalani vaksinasi Covid-19.

Menurutnya, para pejabat elit tersebut perlu menjalani vaksinasi Covid-19 sebagai gebrakan awal untuk meyakinkan masyarakat agar bersedia menjalani vaksinasi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sofianus menyebutkan, sejauh ini pemerintah Kota Lhokseumawe gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar melakukan vaksinasi Covid-19, namun berbanding terbalik dengan mereka yang belum menjalani vaksinasi sebagai contoh awal bagi masyarakat.

Selain itu, DPRK Lhokseumawe juga belum mendapatkan data terkait jumlah pejabat daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat yang telah menjalani vaksinasi Covid-19 dari satuan tugas Covid-19 Kota Lhokseumawe.

“Para pejabat mengkampanyekan vaksinasi namun mereka sendiri belum melaksanakan vaksinasi tersebut. Ini menjadi hal yang buruk selaku pemberi contoh masyarakat,” ujar T Sofianus.
Diberitakan sebelumnya, meskipun gencar dan berperan aktif melakukan sosialisasi untuk mendorong masyarakat agar melakukan vaksinasi, namun sejumlah pejabat elit di Kota Lhokseumawe belum menjalani vaksinasi.

Seperti halnya orang nomor 1 di Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, bersama Wakilnya Yusuf Muhammad, dan Sekretaris Daerah T Adnan yang ternyata belum menjalani vaksinasi Covid-19 dikarenakan karena tidak memenuhi persyaratan untuk menjalani vaksinasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini