Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Bergabungnya Azhari ke Badan Reintegrasi Aceh (BRA), sebagai ketua menggantikan posisi Fakhrurrazi Yusuf sebagai ketua BRA terdahulu, diharapkan adanya perubahan lebih baik kedepan di tubuh BRA.
Pada acara lepas sambut yang dilakukan pada jumat (26/11) sore di kantor BRA kawasan Lamteumen, Banda Aceh.
Azhari sebagai ketua BRA hingga tahun 2025 mendatang mengatakan, selain masyarakat yang paling berkepentingan menjaga perdamaian di Aceh adalah pemerintah dan semua pelaku usaha yang mengambil hasil di Aceh.
Maka dari itu, kedepan Azhari akan melobi dan melakukan negosiasi dengan perusahaan-perusahaan BUMN maupun perusahaan swasta yang yang selama ini beroperasi di Aceh. Hal ini dilakukan guna memperoleh lapangan pekerjaan bagi eks kombantan yang selama ini dinilai belum sejahtera secara ekonomi.
“Kita melihat pada buti-butir Mou Helsinki itu ada amanah yaitu eks kombantan berhak memperoleh lahan pertanian dan lapangan pekerjaan. Dan hari ini sudah kita lihat dinamika perjalanan Mou yang sudah 15 tahu, tetapi sampai hari ini eks kombantan belum sejahtera,” jelas Azhari, Ketua BRA
Azhari atau akrab dengan sapaan Cage ini juga menambahkan dirinya akan menggelar rapat terlebih dahulu dengan jajaran badan dan sekretariat BRA mengenai agenda tersebut, dan akan melakukan komunikasi dengan perusahaan yang ada di Aceh mulai akhir tahun ini atau pada awal tahun mendatang.



