Banda AcehPUJATVACEH.COM – Tim Tabur Kejati Aceh kembali membekuk satu buronan terpidana kasus pemalsuan dokumen di kawasan Lampulo, Banda Aceh, Rabu (3/2/2021).

Buronan atas nama Razali (54) berhasil di bekuk Tim Tabur di salah satu warung kopi (warkop) di kawasan Lampulo, dari hasil pemantauan Tim Tabur selama satu bulan.
Berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor 2248K/Pid/2021, tertanggal 25 Juni 2013, Razali mendapatkan hukuman pidana selama tujuh bulan kurungan.

Kasus yang menjerat Razali berawal pada tanggal 18 April 2011, dirinya mengajukan pinjaman ke PT.Batavia Prosperindo Finance dengan jaminan BPKP Mobil Toyota Innova Nopol BK 1701 HK warna Silver atas nama Zuniarti, tanpa sepengetahuan saksi dan memalsukan tanda tangan saksi agar pinjaman tersebut bisa di cairkan dengan nominal pinjaman Rp.108 juta.

Razali menjadi buronan selama 8 tahun, selama itu Razali merubah penampilannya untuk mengelabui petugas.


“Terpidana Razali cukup lincah dan mencoba mengelabui petugas dengan mencukur kumisnya, mungkin ada maksud supaya tidak terpantau”, Terang M.Yusuf Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, saat menggelar konferensi pers di Aula Kejati Aceh, Rabu, 3 Februari 2021.

Untuk di ketahui, saat ini Tim Tabur Kejati Aceh sudah berhasil mengamankan sebanyak 7 orang DPO, dua diantaranya menyerahkan diri. Dan 5 DPO lainnya berhasil di bekuk.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments