LHOKSEUMAWE – PUJATVACEH.COM – Tim gabungan lanal Lhokseumawe Basarnas dan BPBD melatih kesiapan personel menangani korban tenggelam di laut, di dermaga Krueng Geukueh kecamatan Dewantara Aceh Utara. Sabtu (28/11/2020).

Kegiatan latihan operasi laut SAR yang dilaksanakan selama 6 hari, melibatkan 50 personil terdiri dari prajurit Lanal Lhokseumawe, SAR BPBD Aceh Utara personel KAL Bireuen.

Latihan simulasi menggunakan searider milik AL, kapal Patroli TNI Angkatan Laut (KAL) Bireuen Rubber Boat milik SAR BPBD serta alat-alat selam.

Dalam simulasi tersebut, petugas membuat simulasi skenario ada kapal yang kecelakaan dan mengakibatkan orang tenggelam kemudian tim SAR dan personel TNI AL berupaya menyelamatkan korban.

Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M Dimmi Oumry mengatakan, kegiatan latihan operasi laut SAR tujuannya untuk meningkatkan kesiap siagaan dan kemampuan bagi personil Lanal Lhokseumawe di bidang SAR terutama meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah Aceh Utara melalui BPBD agar lebih sinergis untuk memberi pertolongan pada masyarakat nelayan yang mengalami musibah di laut.

“Dalam setiap tahun ada dua program, latihan khusus pembinaan profesinalisme tempur dan latihan dalam rangka membantu pemerintahan”, ujarnya

Untuk meminimalisir angka kecelakaan di laut, Kolonel Dimmi juga mengimbau kepada pengguna laut agar tetap memperhatikan kondisi cuaca dan  tetap memperhatikan alat keselamatan di kapal baik itu alat pertolongan, atau penanganan awal ketika darurat.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments