Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Aliansi Pemuda Aceh Menggugat (Apam) Jumat (26/11) pagi kembali menggelar aksi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh di bilangan jalan Daud Beureueh, Kuta Alam, Banda Aceh.
Unjuk rasa kali ini, Apam menuntut kepada elit politik dan elemen lainnya bersatu menjaga perdamaian yang sudah terwujud di Aceh, dan meminta kepada DPRA dan Gubernur Aceh untuk anggaran 2022 sebesar 40% berpihak kepada masyarakat, agar terciptanya masyarakat aman, damai, sejahtera dan dapat menurunkan angka kemiskinan di Aceh.
Koordinator aksi Apam, Heri Safrizal mengatakan, jika eksekutif dan legislatif fokus kepada kepentingan mensejahterakan masyarakat, maka kedamaian Aceh akan berjalan sesuai keinginan bersama.
“Kita mengharapkan kepada Gubernur Aceh dan DPRA agar dapat mengesekusi anggaran dengan keinginan masyarakat dan berpihak kepada masyarakat, agar terciptanya masyarakat aman, damai, sejahtera dan dapat menurunkan angka kemiskinan di Aceh. Ketika masyarakat aman dan damai semua cita-cita pembangunan Aceh yang telah diwariskan oleh leluhur kita akan maju dan Aceh juga akan bangkit sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” jelas Heri Safrizal, Koordinator Aksi.
Selain itu Apam juga mengecam tegas Pemerintah Aceh atas Silpa anggaran APBA 2021 sekitar 3 triliun yang bisa berakibat kesenjangan kesejahteraan bagi masyarakat, dan menolak keras terhadap oknum-oknum yang ikut mengganggu kedamaian yang ada di Aceh.



