Aceh Barat – Pujatvaceh.com – Kemarau panjang disertai angin kencang, membuat kobaran api dengan cepat melahap kayu dan ranting kering, di lahan gambut kosong, di Desa Peunaga Cut Ujong, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.
Kebakaran lahan tersebut, diduga sengaja dilakukan dengan cara di bakar untuk membuka perkebunan baru milik warga. Selain Itu, kebakaran lahan gambut sejak dua hari terakhir, juga mengakibatkan ratusan pohon sawit milik warga hangus terbakar.
Petugas terus berupaya melakukan pemadaman api yang dekat dengan pemukiman, dengan menggunakan dua unit mesin pompa air, serta melakukan penyekatan untuk memutuskan penyebaran api. Sehingga kebakaran di harapkan tidak terus meluas dan tidak membahayakan masyarakat sekitar.
Koordinator pemadam BPBD Aceh Barat, Ahmadsyah, mengatakan, mayoritas yang terbakar merupakan lahan kosong dan kebun sawit milik warga, karena kekurangan personil mereka memfokuskan pemadaman di satu titik yang berdekatan dengan pemukiman.
“Kami mendapatkan informasi kemarin sore bahwa telah terjadi kebakaran lahan gambut, kami langsung ke tempat lokasi kejadian dan bekerja hingga Jam 10 Malam, Paginya kami lanjutkan kembali mulai dari Jam 9 hingga Sore, dan masih ada dua titik lagi yang harus di padamkan. Di jalan Generasi dan dibelakang Kantor Beacukai, alhamdulillah dari tim regu dua pemadam kebakaran telah menyelesaikan disana, dan untuk prediksi cuaca dua hari kedepan ini bisa berpontesi kembali,” jelas Ahmadsyah, Koordinator Damkar BPBD.
Sejak 2 hari terakhir ini, setidaknya ada tiga titik api yang ditemukan petugas, dua di Kecamatan Johan Pahlawan dan satu di Kecamatan Meureubo, yang mendekati pemukiman warga, dengan luas lahan mencapai dua hektare lebih.
Meski api berhasil dipadamkan, namun petugas meyakini api akan muncul kembali jika hujan tidak turun dalam beberapa hari ke depan.






