Lhokseumawe – Pujatvaceh.com – Menjelang akhir jabatan PJ Wali Kota Lhokseumawe DR. Imran sepertinya hubungan komunikasi dengan para pimpinan Dayah kurang harmonis.

Hal ini disampaikan khusus oleh Tgk.Ridwan yang mewakili beberapa pimpinan dayah yang tergabung dibawah aliansi dayah dan ormas  dari beberapa kecamatan yang ada di kota Lhokseumawe kepada lembaga DPRK kota Lhokseumawe beberapa waktu lalu.

Tgk.Ridwan secara tegas mengatakan bahwa merasa keberatan jika  masa tugas  Pj. Wali Kota Lhokseumawe DR. Imran diperpanjang, karena dinilai belum bisa menjadi panutan bagi kalangan dayah.

Meskipun demikian Tgk.Ridwan mendukung program pemerintah untuk menjadikan kota Lhokseumawe sebagai kota beriman dan meminta agar para Tengku dayah dibina,  jangan dimasukkan ke gorong-gorong atau puep dalam bahasa aceh  ungkap pimpinan dayah Baburahmah Paloh Punti Lhokseumawe bertamsil.

“kami mengambil kesimpulan, bahwa kami merasa keberatan jika Pj Wali Kota diperpanjang. Dan kami berharap dan jika bisa kedepannya jadilah Pj Walikota sebagai panutan untuk kami dan mendengar suara-suara rakyat. Kami sangat mendukung program pemerintah menjadikan Lhokseumawe menjadi kota beriman”, ungkap Tgk. Ridwan.

Setelah menyampaikan pernyataan tersebut aliansi dayah dan ormas kota Lhokseumawe menyerahkan sikap secara tertulis yang diterima langsung oleh wakil ketua DPRK Lhokseumawe , Irwan Yusuf.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini