Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Kerusakan lingkungan semakin parah di Aceh, perhatian dari berbagai pihak dianggap sangat penting karenanya perlu perhatian serius dan kesadaran, tak terkecuali para hakim.
Hakim harus memiliki keberpihakan pada lingkungan, karena putusan hakim harus benar benar bermanfaat bagi alam dan lingkungan agar tidak terjadi pengrusakan lingkungan.
Manager Advokasi Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA), Fahmi mengatakan training hakim yang diselenggarakan berkerjasama dengan Pengadilan Tinggi Banda Aceh mendapat respon baik, setiap Pengadilan Negeri mengutuskan para hakim untuk mengikuti training tersebut.
“Training ini memang dalam rangka untuk memberi peningkatan kapasitas kepada hakim, karena kita melihat sekarang itu ada banyak kasus kasus lingkugan yang mulai naik pengadilan, harapannya dengan adanya training ini kita memberikan peningkatan kapasitas kepada para hakim untuk melihat memberikan wawasan kepada mereka bahwa apa yang hari ini terjadi, harapannya dengan ilmu yang didapat pada training ini itu dapat diterapkan ketika para hakim ini nantinya mengadili kasus-kasus lingkungan” ucap M. Fahmi, Manager Advokasi Yayasan Haka Aceh.
Hakim Humas Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Taqwaddin menyatakan pentingnya training tersebut, agar para hakim memiliki pemahaman terhadap isu isu lingkungan dan hakim juga harus pro lingkungan.
“Sangat penting hakim memahami isu-isu lingkungan, karena bagaimana pun selama ini lingkungan itu seperti tidak terwakili sebagai subjek hukum dipahami selama ini lingkungan itu sebagai objek hukum, ini paradigma nya yang harus dirubah” kata Taqwaddin, Hakim Humas PT BNA.






