Aceh Tenggara – Pujatvaceh.com – Gabungan Perusahaan Kontraktor Air Indonesia beramai-ramai mendatangi Kantor Inspektorat Aceh Tenggara guna melaporkan tindak kecurangan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa atau UKPBJ dalam penetapan lelang proyek yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara.
Ketua Gapkaindo Aceh Tenggara, Supratman Desky mengatakan, seusai menyerahkan laporan ke Inspektorat selaku Tim APIP pada tanggal 19 Juni 2023, bahwasanya Gapkaindo mewakili pengusaha kontraktor telah melaporkan secara resmi pihak UKPBJ Aceh Tenggara selaku panitia lelang tender proyek di Aceh Tenggara. Adapun laporan tersebut tentang kejanggalan dan upaya curang yang dilakukan panitia untuk menjatuhkan perusahaan yang mengikuti lelang.
Salah satunya yang di alami CV. KARYA NIA HUJAIR yang mengikuti paket lelang peningkatan jaringan irigasi desa tenembak juhar dengan nilai penawaran terendah namun pada saat klarifikasi perusahaan tersebut tidak di undang, bahkan yang mendapat undangan perusahaan yang menawarkan dengan kontrak tinggi yang di undang.
“untuk menyatukan TKDN dari kerekanan lalu meluruskan pelelangan paket pengadaan Dinas Perkim dan Dinas BPD, kesalahan tidak memakai TKDN, harapannya tolonglah dari pak Pj tolonglah kami dari kerekanan dari perusahaan, karena banyak yang dirugikan” kata Supratman Desky, Ketua Gapkaindo Aceh Tenggara.
Mantan Kabag UKPBJ, Ismet Inono, juga turut menyoroti kejadian yang ada di wilayah kerja UKPBJ Aceh Tenggara tersebut. Pasalnya ismet prihatin atas kelakuan panitia lelang yang begitu kasar dalam memenangkan perusahaan tanpa mengacu pada Perpres nomor 2 tahun 2021 tentang barang dan jasa.
“kenapa saya mau dating kemari, Karena saya mau lihat bagiamana proses yang dilakukan oleh UKPBJ saat ini menyalahi aturan-aturan terutama menyalahi aturan kepres termasuk juga LKPP, proses tahap-tahap data paket yang diumumkan tentunya ada penyedia yang menawarkan, masukkan penawaran upload penawaran setelah penawaran masuk biasa yang kita ambil Cuma ranking 4 tapi dominan 3 tapi posisi ranking disitu seharusnya yang diundang 1,2,3 gitu ini kok 4 bisa yang menang” ucap Ismet Inono, Mantan kabag UKPBJ Aceh Tenggara.
Sementara itu Puja TV telah melakukan upaya konfirmasi kepada panitia lelang, hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan jawaban.






