Sempat Tembus Rp10 Juta, Harga Emas di Banda Aceh Mulai Turun dan Stabil di Kisaran Rp8 Jutaan

Banda Aceh — Pujatv.com Harga emas di pasaran dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan tren fluktuatif, namun kini mulai bergerak stabil setelah sebelumnya sempat melonjak tinggi.
Per 22 April 2026, harga emas per mayam tercatat berada di angka Rp8.150.000, belum termasuk ongkos pembuatan.
Pemilik toko emas di kawasan Pasar Aceh, Kota Banda aceh, M. Daffa Faras Shabirah, menjelaskan bahwa dibandingkan hari sebelumnya, harga jual emas mengalami penurunan sekitar Rp50 ribu per mayam.

“Penurunan ini masih dalam batas wajar, karena sebelumnya harga sempat cukup tinggi,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, dalam beberapa waktu lalu harga emas bahkan sempat menembus angka Rp9 hingga Rp10 juta per mayam dan tergolong tidak stabil. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor geopolitik global, khususnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada pergerakan harga emas dunia.
Namun, dalam satu bulan terakhir, harga emas cenderung bertahan di kisaran Rp8 jutaan per mayam.
Dari sisi permintaan, terjadi perubahan perilaku masyarakat. Jika pada tahun sebelumnya masyarakat lebih banyak menjual emas, kini justru didominasi oleh aktivitas pembelian, terutama saat harga sempat mencapai titik tertinggi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa emas masih menjadi instrumen investasi yang diminati masyarakat, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.





