Bantuan Sosial Untuk 1500 santri Aceh Utara akan disalurkan pada triwulan pertama tahun 2025

Aceh Utara – Pujatv.com : Pasca dengar pendapat dengan anggota DPRK Aceh Utara dari komisi satu yang dipimpin oleh Tajuddin. S.Sos yang merekomendasikan beberapa point salah satunya digelar konferensi pers untuk menjelaskan terkait kisruh penyaluran bantuan sosial untuk 1500 santri di kabupaten Aceh Utara.
Dalam konferensi pers yang digelar di ruang opsroom Baitul Mal Aceh Utara jalan samudra, kecamatan Banda sakti kota Lhokseumawe pada sore hari 8 Januari 2025 , Pengurus Baitul Mal menyatakan, akan segera merealisasikan bantuan sosial fakir/miskin bagi 1.500 santri. Bantuan ini direncanakan akan dikucurkan pada triwulan pertama atau paling terlambat pada bulan Maret mendatang .
Hal ini disampaikan oleh Zulkarnain, S.Kom salah seorang komisioner Baitul Mal dihadapan sejumlah jurnalis mewakili para komisioner lainnya yang ikut hadir dalam konferensi pers tersebut.
Dirinya juga menyampaikan bahwa tidak ada pengalihan dana bantuan sosial untuk santri ke sektor lain.
Selain itu Zulkarnaini menyebutkan, saat dibuka pendaftaran jumlah pemohon bantuan itu sempat membludak mencapai 7.500 orang. Namun, setelah dilakukan verifikasi secara faktual tersisa menjadi 4.500 orang.
“Untuk tahap awal akan Kita realisasikan terlebih dahulu bagi 1.500 orang santri. Sedangkan, sisanya akan dikucurkan pada tahun anggaran berikutnya, ” ungkapnya
Untuk memperoleh bantuan sosial fakir/miskin bagi santri ini harus memenuhi beberapa kriteria dan persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku, yaitu fakir dan miskin, santri harus mondok dan berusia dari 14-22 tahun, kemudian juga melampirkan rekening bank serta belum pernah menerima bantuan lain dari Baitul Mal kabupaten Aceh Utara.
Terkait mengapa belum disalurkan, dan belum ada pengumuman siapa saja penerima bantuan, Zulkarnain menjelaskan bahwa membludaknya jumlah yang mengajukan permohonan menjadi salah satu penyebabnya, karena harus melalui verifikasi yang memakan waktu , sehingga diharapkan nantinya yang mendapatkan bantuan benar-benar santri yang sesuai dengan kriteria yang telah dipersyaratkan.
Terkait dengan kisruh dan keterlambatan penyaluran kepada para santri Baitul mal kabupaten Aceh Utara memohon maaf yang sebesar-besarnya. Hal ini diamini oleh komisioner lainya Tgk Muslem, Kariman, SE, Ketua komisioner Tgk Sanusi, dan Kepala Sekretariat, Rakhmat Setiadi, M.A.P .





