Warga Blokade Dan Tuntut Kembalikan Lahan Yang Dipaksa Jual Dimasa Konflik Aceh

Aceh Timur – Puja tv.com : Warga dari enam Kecamatan Di Kabupaten Aceh Timur kembali melakukan aksi demo dan blokade jalan perkebunan sawit PT Budi Flora. Mereka menuntut perusahaan mengembalikan lahan mereka yang dulu saat masa konflik aceh dipaksa menjual dengan harga 100 ribu rupiah. Warga juga mengancam, aksi mereka akan berlanjut jika tidak ada titik temu.
Warga yang tergabung dari enam kecamatan di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh mengelar aksi blokade jalan menuju perkebunan sawit PT Bumi Flora Di Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur.

Warga menuntut pengembalian lahan yang mereka klaim diduga diambil secara paksa pada saat Aceh bergejolak konflik tahun 1989 silam. Mereka menuding perusahaan tersebut telah merampas tanah milik warga dengan intimidasi di tengah situasi konflik Aceh saat itu.
Selain itu, warga yang terdiri dari Kecamatan Darul Ihsan, Idi Tunong, Banda Alam, Idi Timur dan Peudawa serta Kecamatan Banda Alam ini juga mendirikan posko di perkebunan sawit dan bertekad melanjutkan aksi hingga pihak perusahaan bersedia berdialog.
Muhammad Ali Daud, Mantan Imum Mukim setempat mengatakan, lahan yang dikuasi PT Bumi Flora dulunya adalah milik masyarakat yang diduga dipaksa menjual dengan harga sekitar 100 ribu rupiah per bidang.

Menurutnya , mereka yang menolak disebut-sebut akan dicap sebagai gerakan pengacau keamanan (GPK), yang pada masa itu berisiko menghadapi tindakan represif.
Sementara itu, pihak kepolisian juga turun langsung mantau aksi warga dan memastikan situasi tetap kondusif, petugas juga berusaha membujuk warga agar tidak memblokade jalan, namun warga tetap bersikeras hingga tuntutan mereka di penuhin.





