Mualem Buka Peluang Investasi, Pemkab Sibuk Dengan Csr Perusahaan. Ini Kata Ketua Peradi Lhokseumawe

Lhokseumawe – Pujatv.com : Kisruh pengelolaan dana CSR, atau Corporate Social Responsibility, di beberapa perusahaan di Aceh antara pemerintah daerah dan perusahaan, sebagai investor dikhawatirkan membuat suasana investasi di Aceh terkesan tidak nyaman.
Hal ini bertolak belakang dengan keinginan Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, yang sedang membuka peluang sebesar-besarnya bagi investor, untuk menanamkan uangnya di Aceh yang akan berdampak pada terbukanya lapangan kerja, serta ekonomi Aceh serta pemasukan pendapatan asli daerah ke kas daerah Aceh.

Jangan sampai sikap pemerintah Aceh Barat, dan Aceh Timur, yang terkesan ingin mengelola dana CSR perusahaan, dengan cara pendekatan kekuasaan akan berdampak pada iklim investasi di Aceh.
Hal ini disampaikan oleh ketua perhimpunan advokat indonesia
Peradi Lhokseumawe, T Fakhrial Dani, terkait pengelolaan CSR berdasarkan ketentuan dan undang-undang yang berlaku.

Menurut Ampon Dani, perlu dirinya memberikan masukan berdasarkan pandangan hukum, agar niat baik ingin membantu rakyat. Malah bisa terjerat korupsi karena salah dalam penggunaan dana CSR.





