Masa Gelar Khauri Hikayat Untuk Peringati Pengakuan UNESCO

Banda Aceh – Pujatv.com: Perkumpulan Majelis Seniman Aceh atau Masa, menggelar Khauri Hikayat Aceh, pada momen Memperingati Penetapan Seni Hikayat Aceh oleh UNESCO sebagai Memory Of The World.
Pergelaran Khauri Hikayat yang digelar oleh Majelis Seniman Aceh di Taman Budaya Banda Aceh, sekaligus memperingati ketetapan unesco terhadap karya hamzah fansuri dalam daftar unesco pada tahun 2025, serta hikayat aceh sebagai memory of the world.
Perayaan Khauri Hikayat ini menghadirkan para seniman nasional, dari Pantai Tengah, Barat, Timur, Selatan Aceh hingga seniman internasional bersatu secara kolektif untuk menyemarakkan pagelaran khauri hikayat tersebut.

Meski sempat diguyur hujan, khauri hikayat ini berlangsung semarak, dengan menampilkan para seniman dengan beragam karya dari berbagai daerah, mulai dari penyair hikayat, teater, tarian, pelukis, hingga musik krakustik.
Ketua panitia Khauri Hikayat Aceh, Samsul Bahri atau Ayi Sarjev mengatakan, acara ini digelar setelah UNESCO menetapkan Hikayat Aceh dan Syair Karya Ulama Besar Aceh Hamzah Fansuri sebagai Memory Of The World, sehingga hikayat Aceh akan ditampilkan dalam acara internasional.
Sarjev juga menyebutkan, Aceh menjadi perhatian dunia, mulai dari rempah, perdagangan hingga budaya yang tampil di event internasional.

Sementara itu, Piet Rusdi, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Aceh yang hadir dalam pagelaran khauri hikayat mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut, piet rusdi juga mengatakan sangat mendukung dan berkomitmen atas keberlanjutan program-program serupa dalam upaya melestarikan dan mewariskan kebudayaan untuk generasi mendatang.
Kedepannya diharapkan Generasi Muda Aceh meneruskan dan melestarikan hikayat aceh sebagai warisan budaya yang mengandung nilai-nilai sejarah, sosial, dan kebudayaan, hikayat aceh yang sudah ditetapkan sebagai warisan dunia oleh unesco, harus dipertahankan dan disosialisasikan agar lebih dikenal masyarakat.





