Warga Bener Meriah Perbaiki Jalan Tajuk Enang-Enang Secara Swadaya, Harapkan Penanganan Permanen

Bener Meriah – Pujatv.com Warga di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, terpaksa melakukan perbaikan secara swadaya pada ruas jalan nasional Tajuk–Enang-Enang yang mengalami kerusakan parah akibat longsor dan putusnya jembatan di jalur tersebut.
Kerusakan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan membuat akses transportasi di jalur penghubung Dataran Tinggi Gayo dengan wilayah pesisir Bireuen terganggu. Material longsor yang menimbun badan jalan serta kondisi jembatan yang rusak memaksa masyarakat turun langsung melakukan penanganan darurat agar jalur tersebut dapat kembali dilalui.
Dengan peralatan sederhana, dukungan alat berat, serta dana hasil gotong royong dan sumbangan berbagai pihak, warga bahu-membahu membuka akses jalan yang selama ini sulit dilintasi. Meski sebagian badan jalan berhasil dibersihkan, kondisi jembatan dan sejumlah titik ruas jalan masih mengalami kerusakan berat dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Perwakilan masyarakat, Sahrial Abadi, mengatakan selama sekitar tujuh bulan warga harus menggunakan jalur alternatif. Namun, kondisi jalan alternatif tersebut juga tidak memadai sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Menurutnya, hingga kini ruas jalan lintas provinsi Tajuk–Enang-Enang belum mendapatkan penanganan yang memadai dari pihak terkait. Karena itu, masyarakat sepakat mengambil inisiatif melakukan perbaikan secara swadaya demi memulihkan akses transportasi yang sangat dibutuhkan warga.
Ia menambahkan, kegiatan perbaikan telah berlangsung selama tiga hari dengan menggunakan alat berat dan dukungan dana dari berbagai pihak yang peduli terhadap kondisi infrastruktur di kawasan tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan dan jembatan secara permanen. Aksi gotong royong yang dilakukan warga dinilai menjadi bentuk kepedulian sekaligus harapan agar penanganan infrastruktur publik dapat dilakukan lebih cepat dan berkelanjutan.





