Truk Bermuatan Semen Hantam Bangunan di Bener Meriah, Satu Warga Tewas

Bener Meriah – Pujatv.com Kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah truk fuso bermuatan semen terjadi di Jalan Nasional Takengon–Bireuen, tepatnya di Kampung Timang Gajah Dua, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Kamis (11/6/2026) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sopir truk mengalami luka-luka.
Korban meninggal diketahui bernama Suwarni (59), seorang warga setempat yang tertimpa material semen saat kecelakaan terjadi. Sementara pengemudi truk, Agus Cahyono, warga Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Truk fuso bernomor polisi BL 8560 ZK yang mengangkut semen diketahui melaju dari arah Bireuen menuju Takengon. Saat melintas di jalan menurun kawasan Timang Gajah, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan.

Dalam upaya menghindari kecelakaan yang lebih besar, sopir membanting setir ke arah kiri hingga menabrak tebing. Namun benturan keras menyebabkan bak truk rusak dan muatan semen tumpah ke arah permukiman warga.
Material semen yang berhamburan menghantam tiga unit ruko dan rumah warga di sekitar lokasi. Suwarni yang saat itu berada di depan rumah tidak sempat menyelamatkan diri dan meninggal dunia di tempat akibat tertimpa material.
Salah seorang saksi mata, Suherman, mengatakan truk terlihat melaju dengan kecepatan tinggi dari arah atas sebelum akhirnya oleng dan menabrak bangunan di pinggir jalan.

“Truk datang dari arah atas dengan kecepatan tinggi, terlihat tidak terkendali lalu menabrak ruko. Diduga remnya blong,” ujarnya.
Sementara itu, Halim, warga yang nyaris menjadi korban, mengaku saat kejadian dirinya berada di dalam rumah dan langsung berusaha menyelamatkan diri setelah mendengar suara benturan keras.
Setelah keluar rumah, ia melihat kondisi di lokasi sudah porak-poranda dan seorang lansia ditemukan meninggal dunia akibat tertimpa material semen.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan parah pada tiga unit bangunan. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Saat ini, kasus kecelakaan tunggal tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Bener Meriah. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.





