ACEH BESAR- PUJATVACEH.COM– Syarifuddin, 55 Tahun, Berhasil membuka lapangan pekerjaan kepada 20 Orang pemuda yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19. Di jalan Ujong Pancu, Kecamatan Pekan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Ia membuka lahan kebun melon seluas lima hektar di Kebun Miliknya, terdapat ribuan tanaman melon yang sudah siap panen.
Ia mengaku, kebun melon seluas lima hektar itu sudah berjalan Empat Bulan setelah masa semai dan tanam. Dalam sekali panen jika ditotalkan, Kebunnya Mampu Menghasilkan 20 Ton Melon Segar
Selain memanfaatkan lahan tersebut sebagai perkebunan melon, Ia juga membuka lokasi Agrowisata kepada pengunjung yang ingin melihat bagaimana proses petik dan tanam.
Syarifuddin, pemilik kebun melon mengatakan, Untuk masuk ke Lokasi Agrowisata Miliknya tidak perlu menggunakan tiket, siapa saja pengunjung yang mau belajar dipersilahkan dan dilokasi ini pengunjung bebas Petik Dan Berkeliling Di Kebun Miliknya.
“Dalam keadaan pandemi ini, saya lihat cukup banyak peminatnya, system kami ini kami tidak jual ke pasar, kalua ada yang mau langsung ke kebun langsung dengan harga yang sangat terjangkau” ujarnya.
Buah Melon yang kaya dengan Vitamin C untuk daya tahan tubuh, sangat cocok dikonsumsi ditengah wabah virus covid-19. Jika harga di pasaran harus merogoh kocek 15.000 rupiah perkilonya. Syarifuddin hanya menjual Rp.10.000-12.000, sangat terjangkau bukan.
Proses Penjualannya Juga Langsung Dikebun, ia tidak memerlukan agen untuk menjual buah melon segar miliknya, dalam sebulannya ia mampu memperoleh omzet hingga 25 Juta rupiah per sekali panen.
Lokasi Agrowisata kebun melon milik Syarifuddin itu bisa menjadi salah destinasi baru bagi pengunjung untuk melihat lokasi kebun meskipun ditengah pandemi sembari mingisi libur akhir tahun.



