Aceh Besar – Madrasah Aliyah Negeri 4 Aceh Besar melakukan kerja sama di bidang riset dengan Universitas Syiah Kuala (USK), UIN Ar-Raniry dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Ar-Raniry di bidang riset bertempat di aula madrasah terpadu Tungkop Aceh Besar. Kamis, 1 Juli 2021.
Kerjasama dalam bentuk Memorandum of Agreement (MoA) antar lembaga, sekaligus dengan kegiatan Pelatihan Pengembangan kurikulum madrasah unggulan riset dengan tema “Tingkatkan Sinergitas Sebagai Madrasah Unggulan Riset.”
Kakanwil Kementerian Agama Aceh DR H Iqbal S.Ag. M.Ag yang hadir serta membuka kegiatan pelatihan pengembangan Kurikulum Madrasah Unggulan Riset dalam sambutannya mengapresiasi MAN 4 Aceh Besar yang telah di SK kan menjadi Madrasah Riset.
MAN 4 Aceh Besar telah melahirkan siswa-siswi yang dapat bersaing dengan madrasah di provinsi lain, dan ini telah terbukti dengan terpilihnya siswi MAN 4 Aceh Besar pada kegiatan Duta Moderasi beragama tingkat Nasional. Iqbal Juga berharap di MAN 4 Aceh Besar dapat melahirkan para peneliti dan SDM yang unggul.
Sebagai Kakanwil, Iqbal menjamin Kemenag Aceh akan selalu mendukung, terus memfasilitasi dan dalam waktu dekat kita akan membantu dalam bentuk anggaran untuk mempercepat program tersebut.
“Kemenag Aceh akan selalu mendukung dan memfasilitasi Madrasah Unggulan Riset, Insya Allah dalam waktu dekat kami akan membantu anggaran untuk percepatan program,”ucap Iqbal, menjanjikan.
Madrasah sekarang memiliki tantangan yang sangat luar biasa karena gaung dari madrasah hebat, bermartabat dan madrasah go internasional, kita berharap tidak hanya sebuah slogan, tetapi sebuah wujud nyata. Ketika masyarakat bertanya tentang madrasah Hebat tentu butuh perwujudan bukan hanya dalam cerita.
“Untuk mendapatkan madrasah Hebat, Bermartabat, madrasah unggul dan madrasah go internasional itu tidak akan terjadi kalau kita tidak berpartisipasi dan bertekat untuk mewujudkannya”Kata Iqbal.
Hal senada juga dikatakan Kakankemenag Aceh Besar H. Abrar Zym, S.Ag. MH. Bahwa dengan tantangan yang dimiliki, akan membuat madrasah tersebut lebih meningkatkan potensinya melalui belajar dan terus belajar.
“Potensi belajar dan mengajar tentunya akan mengalami peningkatan, dengan segala tantangan yang ada,”sebut H. Abrar Zym, S.Ag. MH, Kakankemenag Aceh Besar.
Kata Abrar, Kendala memang ada, namun tidak menjadi hambatan untuk sukses, dengan dukungan semua pihak kami Aceh Besar dan Banda Aceh dapat bersaing dan bersanding.
“Kendala dimana saja ada, tapi itu kan bukan sebuah hambatan untuk sebuah kesuksesan, dengan Banda Aceh, kami Aceh Besar dapat bersaing dan juga bersanding,”ucapnya seraya mengumbar senyum kepada pewarta.
Kepala MAN 4 Aceh Besar Hj. Nuranifah, S.Ag mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terutama kanwil Kemenag Aceh yang mendukung dan memfasilitasi untuk terwujudnya madrasah unggulan riset.
“Sebelumnya, saya selaku kepala MAN 4 Aceh Besar mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama kepada pak Iqbal yang telah memfasilitasi terwujudnya Madrasah riset ini,”tutur Hj. Nuranifah, S.Ag, Kepala MAN 4 Aceh Besar kepada kitasatu.id.
Kemudian, lanjut Nuranifah, pihaknya menyampaikan terimakasih kepada FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) dan UIN Ar Raniry serta LP2M UIN Ar – Raniry sebagai mitra kerja dalam menciptakan peneliti – peneliti muda sebagai wujud hasil produk madrasah riset. Kemitraan ini diharapkan akan terus berlangsung dan berkelanjutan.
“Saya ucapkan terimakasih juga kepada pihak USK dan UIN, kita berharap kemitraan ini terus berlanjut,”kata dia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kakanwil Kemenag Aceh DR. H Iqbal, S.Ag. M.Ag , Kakankemenag Aceh Besar, H. Abrar Zym, S.Ag. MH, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Aceh Drs. Mukhlis, M.Pd, Dekan FKIP USK DR. Drs Samsul Rijal M.Kes, Dekan Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry yang di wakili DR. Syahminan, M.Ag, Ketua LP2M UIN Ar- Raniry DR. Mukhlisah, MA, Komite MAN 4 Aceh Besar H. Musannif SE, Kasi Penmad Kemang Aceh Besar, Suryadi, S.Ag, Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah di Aceh Besar dan Banda Aceh, dan seluruh dewan Guru MAN 4 Aceh Besar sebagai peserta pelatihan.



