Lhokseumawe – Pujatvaceh.com – Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, merespon kejadian yang terjadi terhadap salah seorang siswi SMK Negeri 1 Lhokseumawe, Khana Darasa Naswa, yang harus dirawat usai menjalani vaksinasi covid-19 di sekolah tersebut.

Pelaksana Harian Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, Helizar mengatakan, sebelum dilakukan penyuntikan vaksin, dokter yang bertugas untuk melakukan vaksinasi telah melakukan uji screening terhadap Naswa, sehingga dinyatakan bisa untuk mengikuti vaksinasi.

Menurutnya, Naswa mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), setelah beberapa jam disuntikkan vaksin jenis Sinovac, dengan gejala mual, muntah, hingga pusing, yang sering terjadi pada kasus tertentu.

Biasanya, apabila penerima vaksin mengalami kejadian tersebut, langsung dilaporkan kepada petugas. Untuk penanganan KIPI tersebut, pihak dinas kesehatan langsung melakukan penanganan baik melalui observasi maupun harus dirujuk ke rumah sakit.

Biasanya gejala tersebut tidak berlangsung lama, antara 2-3 hari tergantung dengan daya tahan tubuh anak tersebut. Terkait hal itu, pihak dinas kesehatan mengimbau agar para orang tua dapat mendampingi anak, sebelum menjalani vaksinasi Covid-19 agar tidak mengganggu psikologi anak.

“Vaksinasi yang kita lakukan untuk anak-anak merupakan vaksin Sinovac dan untuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) seperti gejala mual, muntah, dan pusing. Hal ini sering terjadi pada kasus-kasus tertentu seperti yang dialami Naswa. Biasanya gejala tersebut tidak berlangsung lama, antara 2 hingga 3 hari tergantung dengan daya tahan tubuh anak tersebut. Kita menghimbau agar para orang tua dapat mendampingi anak, sebelum menjalani vaksinasi Covid-19  agar tidak mengganggu psikologi anak,” tutur dr. Helizar.

Menurut Dinas Kesehatan Lhokseumawe, alat uji screening yang selama ini digunakan sebelum melakukan vaksinasi telah memadai. Dari hasil pemantauan Puja TV saat ini, kondisi kesehatan Naswa mulai membaik, tidak lagi merasakan sesak nafas maupun pusing. Namun, naswa sekali-kali masih merasakan mual.

Hingga berita ini di turunkan orang tua siswa masih menunggu kabar dari dokter tentang perkembangan kesehatan anaknya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini