Pidie – Pujatvaceh.com – Kondisi rumah salah seorang Dhuafa Susi Susanti di Gampong Sagoe Teumpeun Kecamatan Mutiara Timur Kabupaten Pidie sangat memprihatinkan.
Betapa tidak selain dirinya janda yg ditinggalkan mati oleh suaminya dirinya juga harus menghidupi dua anaknya yang kini berstatus yatim.
Rumah yang terbuat dari triplek dicampur dengan serpihan kayu terlihat sudah mulai lapuk dimakan usia, terlihat beberapa bagian rumah telah bolong, begitu juga saat hujan rumah tersebut bocor karena atap daun rumbai yang telah lapuk terlihat berlubang dibeberapa bagian.
Menurut Susi Susanti bantuan untuk rumahnya sudah pernah di program dari tahun 2018 lalu hingga 2022 namun karena Covid melanda Indonesia dan Aceh program pembangunan atau Rehabilitasi Rumah Dhuafa terpaksa ditunda.
Dirinya berharap perhatian pemerintah agar bisa membantu dirinya agar bisa berteduh di rumah yang layak huni.
“Rumah ini dari 2018 sampai 2021, 2021 sampai 2022 terpending karena covid, dari 2018 sudah terprogram sampai 2023, 2023 sampai 2024 ini” kata Susi Susanti, Warga Dhuafa Gampong Sagoe Teumpeun Pidie.
Sementara itu Geuchik Gampong Sagoe Teumpeun Ibnu Hasan yang dikonfirmasi Puja TV membenarkan bahwa Susi Susanti adalah salah seorang warga dhuafa di gampong yang di pimpinnya.
Rencananya untuk tahun depan akan dianggarkan dana untuk merehabilitasi rumah tersebut, bukan untuk bangunan permanen, karena dana desa tidak mencukupi jika dibangun secara permanen, lagi pula masih ada beberapa warga dhuafa lainnya yang rumahnya juga tidak jauh berbeda dengan rumah Susi Susanti.






