Banda Aceh – Pujatvaceh.com – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) menilai, tidak adanya keseriusan terhadap penanganan kasus dugaan penyelewengan anggaran pada pembangunan proyek Tanggul Cunda Meraksa, di Lhokseumawe.
Padahal, hasil audit dari BPKP sudah dirilis sejak lama, dan kasus tersebut sudah dapat dimasukkan ke tahap penyelidikan. Namun hingga saat ini, kasus tersebut masih jalan ditempat. MaTA berharap dengan adanya kunjungan dari Jaksa Agung Muda Pengawasan dan Kejagung beberapa waktu lalu, kasus ini dapat segera terselesaikan.
Sebelumnya, MaTA juga sudah memberikan ultimatum kepada jaksa, agar kasus tersebut dapat ditindaklanjuti meski sudah ada pengembalian keuangan negara pada kasus ini.
Alfian juga menambahkan, agar pihak Kejari Lhokseumawe dan Kejati Aceh tidak saling tuding dalam perkara yang sudah jelas terjadi kerugian keuangan negara.
“Sebelum kedatangan pihak Jamwas & Kejagung kemarin, kita sudah mendapatkan informasi bahwa Kejaksaan Agung akan meminta berkas kasus tersebut ke Kejari. Sudah mengultimatum kepada Kejaksaan, jika kasus ini tidak ada kepastian hukum, baiknya di SP3 sehingga kita bisa minta instansi lain seperti KPK untuk melakukan supervisi,” ujar Alfian, Koordinator MaTA.






