Aceh Utara – Pujatvaceh.com – PT. Rudy Jaya selaku rekanan pada progres pembangunan proyek rehabilitas bendung Krueng Pasee yang berada di Kecamatan Meurah Mulia dan Kecamatan Nibong Kabupaten Aceh Utara, pihaknya telah meminta pergantian waktu kepada balai wilayah sungai Sumatera 1 untuk melanjutkan pekerjaan yang masa kontraknya telah berkhir pada Desember 2022 lalu.

Koordinator lapangan PT. Rudy Jaya Laksamana Putra Sadhana mengatakan, kontrak kerja rehabilitas bendung Krueng Pasee itu sejak November 2021, namun efektif mulai bekerja di lapangan pada Mei 2022. Alasannya saat itu kerap terjadi banjir dan terkendala dengan pembebasan lahan serta review design, sehingga dilakukan mutual check awal atau MC-0 yang merupakan kegiatan penghitungan kembali volume item pekerjaan dan disesuaikan antara gambar rencana dengan kondidsi lapangan yang menurutnya acuan untuk kerja awal itu baru selesai pada akhir April 2022 dan baru dimulai pengerjaan pada Mei 2022.

Sehingga pihaknya mengajukan penambahan waktu kepada balai wilayah sungai Sumatara 1 selama enam bulan, Laksamana juga menyebutkan nilai kontrak rehabilitas bendung Krueng Pasee sebesar 44.8 Milyar yang bersumber dari APBN, sementara anggaran yang sudah terpakai untuk bangunan tersebut sekitar 40 persen dengan jumlah item yang sudah di kerjakan seperti saluran primer, mercu bendung dan pintu bagi aliran irigasi, dirinya mengaku sungai Krueng Pasee terlalu ganas debit air di sungai itu terkadang menjadi terhambat pengerjaannya.

Terkait keluhan masyarakat yang mengalami kekeringan di sayap kiri dan kanan imbas dari pegerjaan bendung yang terkesan lamban, pihak PT. Rudy Jaya berjanji akan berupaya mengaliri air ke sayap kanan dan kiri selama proyek ini dikerjakan dan upaya ini akan dilakukan paling cepat 14 sampai dengan Senin 16 Januari 2023.

“Progres kita masih di 40% kendala awal pembebasan lahan, kemudian disusul dengan ada semacam surat edaran dari Bupati bahwasanya kita anggap bencana karena kita kebanjiran selama 2 bulan Januari 2022 sampai Februari, jadi praktis kita bisa menyentuh pekerjaan inti di Mei karena pekerjaan sebelum ke inti kita harus mempersiapkan pengelak saluran untuk memindah jalur air. Jadi semoga penggantian waktu yang diberikan ini bisa kita manfaatkan kedepan dengan baik.” kata Laksamana Putra Sadhana, Koordinator Lapangan, PT. Rudy Jaya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini