Waduk Reservoir Kota Lhokseumawe Akan Dibersihkan Dari Keramba Untuk Normalisasi

Lhokseumawe – Pujatv.com: Kondisi semrawut dan tidak tertata, dan jauh dari indah, kondisi waduk reservoir Kota Lhokseumawe yang dijadikan juga sebagai salah satu objek wisata di Kota Lhokseumawe.
Bahkan, selama ini upaya pemerintah kota lhokseumawe semenjak era Walikota Suadi Yahya, sampai pada periode Pj Walikota setahun lalu, yang ingin membersihkan waduk dari para petambak ikan, belum mampu dilakukan karena terjadi penolakan dari warga.
Padahal, sosialisasi telah dilakukan. Bahkan, informasi tentang air waduk yang bersumber dari air limbah rumah tangga. Yang mengandung mercury dan berbahaya bagi kesehatan juga telah disampaika. Tapi, para petambak budi daya ikan di lokasi tersebut tidak bergeming.

Melalui pendekatan secara persuasif, bukan melalui kekuasaan yang represif, Kapolres Lhokseumawe Akbp Ahzan, berhasil mencapai kesepakatan bersama warga.
Bahkan, pertemuan sampai dilakukan dua kali, agar warga mendukung program normalisasi waduk reservoir, yang telah mengalami pendangkalan akibat sedimentasi, dan berakibat fungsi waduk sebagai pengendali banjir dikota lhokseumawe, tidak berfungsi maksimal.
Sikap mengayomi yang ditunjukkan oleh Kapolres Lhokseumawe, akhirnya berbuah hasil. Warga bersedia tidak lagi menggunakan waduk untuk memelihara ikan, dan meminta waktu enam bulan sampai masa panen ikan nantinya.

Hingga berita ini ditayangkan, Puja Tv belum mendapatkan konfirmasi dari Pemko Lhokseumawe, tentang bagaimana nasib para petani keramba yang kehilangan mata pencaharian nya, akibat rencana normalisasi waduk reservoir Kota Lhokseumawe yang berada di Pusong, Dan Gampong Keude Aceh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.





