Penyulingan Nilam Masih Tradisional, Petani Aceh Utara Butuh Terobosan

Aceh Utara – Pujatv.com : Kabupaten Aceh Utara Dikenal Sebagai Salah Satu Daerah Penghasil Nilam Terbaik Kedua Di Nusantara. Namun, Hingga Kini Proses Pengolahan Nilam Di Daerah Tersebut Masih Mengandalkan Metode Penyulingan Tradisional. Kondisi Ini Membuat Potensi Tanaman Dan Pengolahan Nilam Belum Sepenuhnya Memberikan Hasil Yang Optimal Bagi Petani.
Harga Jual Minyak Nilam Saat Ini Berkisar Antara Lima Ratus Ribu Hingga Delapan Ratus Ribu Rupiah Per Kilogram. Meski Demikian, Keterbatasan Modal Awal Serta Kurangnya Alat Produksi Pasca Panen Yang Memadai, Membuat Sebagian Masyarakat Kurang Berminat Mengembangkan Budidaya Ini.

Padahal, Jika Harga Jual Minyak Nilam Melonjak, Keuntungan Yang Diperoleh Petani Sangat Besar, Dalam Kondisi Tertentu, Harga Minyak Nilam Dapat Menembus Hingga Angka Dua Koma Delapan Juta Per Kilogramnya. Potensi Inilah Yang Seharusnya Menjadi Peluang Besar Bagi Masyarakat, Bila Didukung Inovasi Teknologi Dan Permodalan Yang Memadai. Sejumlah Petani Di Kecamatan Simpang Kramat, Aceh Utara, Mengaku Saat Ini Masih Bertahan Dengan Peralatan Seadanya.

Masyarakat Berharap Adanya Perhatian Khusus Dari Pemerintah Kepada Para Petani Nilam, Baik Berupa Bantuan Alat Penyulingan Modern, Pelatihan Budidaya Maupun Akses Permodalan. Dengan Begitu, Nilam Aceh Utara Tidak Hanya Dikenal Karena Kualitasnya, Tetapi Juga Mampu Menjadi Komoditas Unggulan Yang Meningkatkan Perekonomian Petani Lokal, Khusunya Petani Nilam Di Aceh Utara.





