Tambang emas PT MGK diduga rusak Krueng Woyla

Aceh Barat – Pujatv.com : Lembaga wahana generasi aceh atau wangsa menduga terjadinya kerusakan lingkungan di daerah aliran sungai atau DAS, yang merupakan kawasan strategis nasional. akibat adanya aktivitas pertambangan emas oleh pt megallanic garuda kencana atau PT MGK.
Hasil temuan Wangsa dilapangan memperkuat dugaan bahwa aktivitas PT MGK di Kawasan Krueng Woyla, Kabupaten Aceh Barat. telah mengakibatkan banyaknya lubang di bantaran sungai karena dikeruk oleh kapal tambang emas.

Dampaknya, tidak hanya air yang keruh, aktivitas PT MGK juga mengakibatkan lingkungan sekitar sungai menjadi rusak. seharusnya kawasan strategis nasional tersebut harus di lindungi dan di jaga, namun kondisi saat ini terkesan pembiaran terhadap kerusakan lingkungan.
Ketua Wangsa, Jhony Howord mengatakan. sebelumnya sudah di keluarkan surat peringatan terakhir dari dinas ESDM aceh, nomor 540 / DPMPTSP / 290 / 2023, untuk PT tersebut, jika tidak memenuhi kewajibannya selama 30 hari dari hari di keluarkannya surat peringatan, maka akan diberikan sanksi berupa pencabutan izin.
Ada 11 poin yang harus dipenuhi PT MGK, yakni, tidak ada papan informasi I.U.P, pos jaga, jalan tambang, gudang, drainase, stockpile, settling pond dan disposal area.

Selanjutnya, rambu-rambu peringatan, tangki penimbunan BBC, persiapan pit produksi, persetujuan dokumen rencana reklamasi dan rencana pasca tambang.
Wangsa mendesak pemerintah, untuk segera mengambil langkah tegas agar persoalan tersebut segera diselesaikan sesuai dengan aturan, karena dinilai aktivitas PT MGK telah merusak lingkungan dan tidak memberikan manfaat bagi warga sekitar tambang.
Sebelumnya, aktivitas pertambangan emas yang di lakukan PT MGK mendapat sorotan dari berbagai kalangan, akibat terjadi kerusakan lingkungan. tidak hanya itu, warga sekitar juga menolak adanya tenaga kerja asing atau wna vietnam yang bekerja di wilayah tersebut.





