Pengusaha Ekspor Impor Pelabuhan Krueng Geukueh Mengeluh, Wali Kota Lhokseumawe Akan Panggil PT Pelindo

Lhokseumawe – Pujatv.com – Sejumlah pengusaha lokal dan juga pengusaha ekspor impor dari berbagai daerah berkumpul di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, pada 15 September 2025, membicarakan peluang dan tantangan investasi bagi pengusaha di Pelabuhan Krueng Geukueh.
Kegiatan temu ramah empat puluh dua pelaku usaha yang berasal dari Jakarta, Takengon, Bener Meriah, Bireuen, Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, bersama Wali Kota Sayuti Abubakar dan Direktur Utama PT Pembangunan Lhokseumawe atau PTPL, Habibillah, menjadi ajang berbagi pengalaman serta diskusi antar pengusaha.

Antusiasme para pelaku usaha terlihat sangat tinggi untuk bisa memulai usaha ini. Selain semangat untuk meningkatkan ekonomi Aceh, terungkap juga berbagai keluhan dan kendala dari para pengusaha. Salah satunya adalah regulasi yang ditetapkan oleh PT Pelindo yang mengelola Pelabuhan Krueng Geukueh. Mereka meminta Wali Kota Lhokseumawe bisa membantu agar aktivitas ekspor impor di Pelabuhan Krueng Geukueh bisa aktif ke depannya.
Para pengusaha yang ikut dalam pertemuan tersebut terdiri dari pemilik dan agen kapal, pemilik gudang logistik, pengusaha kopi dari Aceh Tengah dan Bener Meriah, pengusaha kelapa, pengusaha pinang, perusahaan ekspor impor serta dinas terkait.

Terkait dengan keluhan para pengusaha tersebut, Sayuti Abubakar akan berkoordinasi dengan PT Pelindo, dan dirinya berharap kepada para pengusaha dan pemilik komoditi ekspor agar mengirim melalui Pelabuhan Krueng Geukueh agar ekonomi Aceh bisa tumbuh.
Sementara itu, Direktur Utama PTPL Lhokseumawe, Habibillah, akan memfasilitasi para pengusaha dan mendata komoditas apa saja yang akan diekspor yang memenuhi kualitas dan kuantitasnya, sehingga roda perekonomian dari sektor ini akan tumbuh ke depannya.





