Pentingnya Menjaga Pahala Puasa : Lebih dari Sekadar Tidak Makan dan Minum

Newspaper Theme

Terkininew
Berita terkini

Newspaper Theme

 

Pentingnya Menjaga Pahala Puasa : Lebih dari Sekadar Tidak Makan dan Minum

Banda Aceh – Pujatv.com : Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia adalah madrasah ruhaniyah—tempat seorang mukmin belajar menahan diri, membersihkan hati, dan memperbaiki akhlak. Namun seringkali, perhatian umat hanya tertuju pada hal-hal yang membatalkan puasa secara fiqih, sementara hal-hal yang dapat mengurangi bahkan menghilangkan pahala puasa luput dari perhatian.

Padahal, menjaga pahala puasa jauh lebih berat daripada sekadar menjaga batalnya puasa.

 

Puasa Itu Untuk Allah

Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah berfirman:

 

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

(Kullu ‘amali-bni adama lahu illas-shiyama fa innahu lii wa ana ajzi bihi)

Artinya : “Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”

(HR. Muhammad dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)

Hadits ini menunjukkan kemuliaan puasa. Ia adalah ibadah yang sangat rahasia, hanya Allah yang mengetahui kadar keikhlasan dan kualitasnya. Namun kemuliaan ini juga mengandung peringatan: jangan sampai puasa hanya tersisa lapar dan haus tanpa pahala.

 

Ancaman Puasa Tanpa Pahala

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوعُ وَالْعَطَشُ

(Kam min shoimin laisa lahu min shiyaamihi illal juu’u wal ‘athsyu.)

Artinya : “Betapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan dahaga.”

(HR. Ahmad ibn Hanbal)

 

Hadits ini menjadi tamparan keras bagi siapa saja yang berpuasa secara lahiriah, tetapi lalai menjaga lisan, pandangan, dan perilaku.

Puasa tidak batal ketika seseorang berbohong. Tidak batal ketika ia menggunjing. Tidak batal ketika ia memfitnah. Namun pahala puasanya bisa terkikis, bahkan habis.

 

Al-Qur’an Menegaskan Tujuan Puasa

Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

(Yâ ayyuhalladzîna âmanû kutiba ‘alaikumush-shiyâmu kamâ kutiba ‘alalladzîna ming qablikum la’allakum tattaqûn.)

Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

(QS. Al-Qur’an, Al-Baqarah: 183)

 

Tujuan puasa adalah takwa—bukan sekadar menahan makan. Takwa berarti kesadaran penuh bahwa Allah mengawasi setiap ucapan, setiap postingan, setiap transaksi, dan setiap keputusan.

Di era digital hari ini, menjaga pahala puasa juga berarti:

– Tidak menyebarkan hoaks

– Tidak mencaci di media sosial

– Tidak menjadikan Ramadhan sebagai ajang pamer

– Tidak melakukan transaksi zalim

– Tidak mengumbar aurat atau konten yang mengundang syahwat

 

Puasa bukan hanya ibadah fisik, tetapi juga ibadah sosial dan digital.

Puasa melatih kontrol emosi. Ia mendidik kesabaran. Ia membentuk pribadi yang tenang.

 

Refleksi: Apa yang Kita Jaga?

Banyak orang sangat berhati-hati agar puasanya tidak batal. Namun apakah kita sama berhati-hatinya dalam menjaga pahala?

Menahan lapar itu mudah—karena waktunya terbatas dari Subuh hingga Maghrib.

Menahan lisan dan hati—itulah yang lebih berat.

Ramadhan bukan hanya tentang “tidak makan”.

Ramadhan adalah tentang “tidak bermaksiat”.

Jika setelah Ramadhan kita tetap menjaga lisan, menjaga pandangan, menjaga kejujuran, maka itulah tanda bahwa puasa kita diterima.

Semoga Allah menerima puasa kita, menjaga pahala kita, dan menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan menuju takwa yang hakiki. (*)

Newspaper Theme

KKJ Aceh  Kutuk Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Meliput Aksi  Demonstrasi Penolakan Pergub JKA

  KKJ Aceh  Kutuk Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Meliput Aksi  Demonstrasi Penolakan Pergub JKA Banda Aceh - Pujatv.com : Sejumlah jurnalis di Banda Aceh mengalami kekerasan...

Rihlah Mahabbah FDM 1447 H Tuntas Digelar, Perkuat Silaturahmi Dai Muda dengan Ulama Aceh

Rihlah Mahabbah FDM 1447 H Tuntas Digelar, Perkuat Silaturahmi Dai Muda dengan Ulama Aceh Banda Aceh - Pujatv.com : Forum Dai Milenial (FDM) sukses melaksanakan...

Yayasan Halimon Al-Asyi Santuni  mantan kombatan pasukan Inong Balee Aceh Rayeuk

Yayasan Halimon Al-Asyi Santuni  mantan kombatan GAM  pasukan Inong Balee Aceh Rayeuk   Banda Aceh- Pujatv.com :  Yayasan Halimon Al-Asyi kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan...

Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, dengan disertasi Inovasi _Fly Ash_ untuk Pembangunan Berkelanjutan

Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, dengan disertasi Inovasi _Fly Ash_ untuk Pembangunan Berkelanjutan Banda Aceh - pujatv.com : Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe...

POPULERnew
Berita terpopuler