Lebaran di Tenda, Curhat Penyintas Banjir Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Pujatv.com Di saat sebagian masyarakat merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan, sejumlah korban banjir di Aceh Tamiang masih harus bertahan di tenda darurat tanpa kepastian kapan dapat kembali ke rumah mereka.
Memasuki hari kelima Idulfitri, Irmahayani bersama suami dan dua anaknya masih tinggal di tenda sederhana di tepi jalan, tepatnya di Desa Benua Raja, Kecamatan Rantau. Lebaran yang seharusnya menjadi momen penuh kehangatan, kini terasa jauh dari kata layak sejak banjir melanda wilayah tersebut pada November lalu.

Keluarga ini kehilangan tempat tinggal dan terpaksa menjalani seluruh aktivitas di dalam tenda sempit, mulai dari memasak, beristirahat, hingga memenuhi kebutuhan dasar dengan segala keterbatasan.
Kondisi lingkungan yang berdebu, panas di siang hari, serta bising kendaraan pada malam hari turut berdampak pada kesehatan dan kenyamanan, terutama bagi anak-anak yang harus tumbuh dalam situasi serba kekurangan.
Hingga kini, Irmahayani mengaku belum menerima bantuan yang berarti dan berharap adanya perhatian dari pemerintah agar mereka bisa segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan yang layak.

Di tengah gema takbir Hari Raya, harapan para penyintas banjir ini terbilang sederhana, yakni mendapatkan perhatian serta tempat tinggal yang layak, agar dapat kembali merasakan makna sejati Idulfitri.





