AS dan Iran Berunding di Pakistan, Ini Tuntutan Kedua Belah Pihak

Pakistan – Pujatv.com Delegasi Iran dilaporkan telah tiba di Pakistan untuk memulai perundingan gencatan senjata dengan Amerika Serikat. Kedatangan delegasi Teheran berlangsung pada Jumat dan dijadwalkan langsung mengikuti pembicaraan damai yang dimediasi Islamabad.
Di waktu yang sama, Wakil Presiden Amerika Serikat, James David Vance, juga tengah dalam perjalanan menuju ibu kota Islamabad untuk mewakili Washington dalam dialog penting tersebut.
Kedua pihak dijadwalkan menggelar perundingan pada Sabtu, 11 April 2026, setelah sebelumnya menyepakati gencatan senjata sementara. Meski demikian, ketegangan di antara kedua negara masih tergolong tinggi.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa pembicaraan hanya akan berlanjut jika Amerika Serikat memenuhi dua syarat utama, yakni penghentian konflik di Lebanon serta pencairan aset-aset Iran yang selama ini diblokir.
Dilansir AFP, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menyebut proses negosiasi ini sebagai tahap krusial. Ia menilai, meskipun gencatan senjata sementara telah tercapai, jalan menuju perdamaian permanen akan jauh lebih kompleks.
Televisi pemerintah Iran juga melaporkan bahwa delegasi Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen, Mohammad Bagher Ghalibaf. Ia membawa mandat bahwa keberlanjutan negosiasi sangat bergantung pada sikap Amerika Serikat terhadap prasyarat yang diajukan Teheran.
Sementara itu, James David Vance memperingatkan Iran agar tidak mencoba memanipulasi proses diplomasi. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat siap bernegosiasi jika Iran menunjukkan itikad baik, namun tidak akan mentolerir upaya permainan dalam perundingan.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menilai Iran tidak memiliki posisi tawar yang kuat dalam negosiasi, selain tekanan jangka pendek melalui jalur pelayaran internasional.
Poin Tuntutan Amerika Serikat
Amerika Serikat mengajukan sejumlah syarat dalam perundingan, di antaranya:
- Tidak mengembangkan senjata nuklir
- Pembatasan program rudal balistik
- Menghentikan dukungan terhadap kelompok sekutu di kawasan
- Membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran global
Poin Tuntutan Iran
Sementara itu, Iran mengajukan beberapa tuntutan utama:
- Gencatan senjata harus mencakup Lebanon
- Aset Iran yang dibekukan harus dicairkan
- Pencabutan sanksi ekonomi
- Kompensasi atas kerugian perang
- Kendali atau peran atas Selat Hormuz
Di tengah upaya diplomasi ini, situasi di lapangan masih memanas. Israel dilaporkan terus melancarkan serangan udara di Lebanon. Serangan di kota Nabatiyeh disebut menewaskan sedikitnya 13 personel keamanan.
Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat total korban jiwa dalam beberapa hari terakhir mencapai ratusan orang, dengan lebih dari seribu lainnya mengalami luka-luka.

Sebagai balasan, kelompok Hizbullah mengaku telah menembakkan puluhan proyektil ke wilayah Israel, termasuk menargetkan pangkalan militer.
Sementara itu, jalur vital energi dunia di Selat Hormuz masih mengalami pembatasan aktivitas, meskipun gencatan senjata sementara telah diumumkan.
Perundingan di Islamabad kini menjadi penentu, apakah konflik akan mereda atau justru kembali memanas.





