Humam Hamid Soroti Polemik JKA, Singgung Minimnya Informasi Gubernur Aceh

Banda Aceh – Pujatv.com Sejumlah akademisi, tokoh medis, dan insan media menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian IDEAS di kawasan Pango, Banda Aceh, pada Senin (13/4/2026). Diskusi ini mengangkat polemik keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang dinilai tengah menghadapi berbagai tantangan.
Kegiatan tersebut dipandu oleh Direktur IDEAS, Munzami HS. Meski turut mengundang pihak pemerintah dan anggota DPRA, penyelenggara menyebutkan bahwa perwakilan tersebut berhalangan hadir dalam forum diskusi.
Dalam FGD tersebut, dua pemantik diskusi yakni Nasrul Zaman dan Humam Hamid menyampaikan pandangan kritis terkait kondisi JKA saat ini.

Nasrul Zaman menilai penggunaan skema desil dalam pengaturan JKA selama ini hanya menjadi alasan untuk membatasi cakupan program. Ia menegaskan bahwa dari sisi fiskal, Pemerintah Aceh dinilai masih memiliki kemampuan anggaran yang memadai, selama JKA ditempatkan sebagai prioritas utama dalam struktur anggaran daerah.
Menurutnya, persoalan utama bukan terletak pada keterbatasan anggaran, melainkan pada kebijakan penempatan prioritas yang belum berpihak sepenuhnya pada program kesehatan masyarakat tersebut.
Sementara itu, Humam Hamid mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertemu langsung dengan Muzakir Manaf untuk menanyakan perkembangan JKA. Dalam pertemuan itu, gubernur disebut belum sepenuhnya memantau kondisi program tersebut karena tengah dalam kondisi sakit.
Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan terkait pengambilan kebijakan dan pihak-pihak yang berperan dalam pengelolaan program JKA di tengah situasi tersebut.

Melalui forum diskusi ini, para peserta berharap Pemerintah Aceh segera mengambil langkah strategis guna memastikan keberlanjutan program JKA, sehingga akses layanan kesehatan bagi masyarakat tetap terjamin.





