Hormuz Membara! Iran Tembaki dan Sita Kapal Dagang di Tengah Eskalasi Konflik

Newspaper Theme

Terkininew
Berita terkini

Newspaper Theme

Hormuz Membara! Iran Tembaki dan Sita Kapal Dagang di Tengah Eskalasi Konflik

Iran – Pujatv.com Ketegangan di Selat Hormuz kian memanas setelah Iran melancarkan aksi militer terhadap sejumlah kapal dagang di jalur vital tersebut.

Di tengah mandeknya pembicaraan damai, Teheran dilaporkan tidak hanya menembaki, tetapi juga menyita kapal-kapal yang mencoba keluar dari kawasan Teluk.

Pada 22 April 2026, Iran mengonfirmasi telah menangkap dua kapal kontainer setelah sebelumnya menembaki total tiga kapal di perairan tersebut. Langkah ini menjadi penyitaan pertama sejak konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel memanas sejak Februari lalu.

Menurut laporan Tasnim News Agency, aksi tersebut dilakukan oleh angkatan laut Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC). Pihak IRGC menegaskan bahwa setiap aktivitas yang dianggap mengganggu keamanan di Selat Hormuz akan menjadi “garis merah”.

Dua kapal yang disita adalah MSC Francesca dan Epaminondas. Keduanya dituduh melanggar aturan, termasuk tidak memiliki izin serta diduga memanipulasi sistem navigasi.

Sementara itu, kapal lain bernama Euphoria juga sempat ditembaki, namun berhasil melanjutkan pelayaran.

Menteri Maritim Montenegro, Filip Radulovic, mengonfirmasi bahwa awak kapal dalam kondisi aman dan proses negosiasi masih berlangsung.

Insiden penembakan dilaporkan terjadi tanpa peringatan, dengan kapal cepat IRGC menggunakan senjata berat dan granat peluncur roket untuk menghentikan target.

Meski demikian, hingga kini belum ada bukti resmi bahwa kapal-kapal tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan Amerika Serikat maupun Israel. Namun dalam konteks konflik yang terus berkembang, Iran menilai aktivitas pelayaran di kawasan Teluk berkaitan dengan kepentingan pihak Barat, terutama di tengah kehadiran militer AS di kawasan.

Sejumlah laporan internasional seperti Reuters menyebut insiden ini menandai peningkatan risiko keamanan maritim di kawasan. Sementara analisis Al Jazeera menilai ketidakpastian situasi membuat banyak kapal memilih menunda atau membalikkan arah pelayaran.

Akibatnya, lalu lintas di Selat Hormuz dilaporkan menurun drastis, menjadikan jalur distribusi energi global ini semakin tidak menentu.

Hingga saat ini, belum ada kepastian terkait kelanjutan pembicaraan damai, sementara ketegangan di kawasan masih berpotensi meningkat.

Tonton selengkapnya di link berikut!

Newspaper Theme

Demonstran Bentang Bendera Bulan Bintang Saat Desak Pemerintah Percepat Penanganan Bencana

Demonstran Bentang Bendera Bulan Bintang Saat Desak Pemerintah Percepat Penanganan Bencana Banda Aceh – Pujatv.com Aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, Jumat (3/7/2026),...

Pemulihan Banjir Dinilai Lamban, Massa Unjuk Rasa ke Kantor Gubernur Aceh

Pemulihan Banjir Dinilai Lamban, Massa Unjuk Rasa ke Kantor Gubernur Aceh Banda Aceh – Pujatv.com Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh bersama perwakilan...

Ide Kreatif Warga Sulap Rawa Semak Belukar Jadi Taman Wisata Alam Edukatif

Ide Kreatif Warga Sulap Rawa Semak Belukar Jadi Taman Wisata Alam Edukatif Bener Meriah – Pujatv.com Kawasan rawa yang sebelumnya dipandang kumuh dan terbengkalai kini...

Warga Resmikan Pembukaan Jalan Tajuk Enang-Enang Hasil Swadaya Masyarakat

Warga Resmikan Pembukaan Jalan Tajuk Enang-Enang Hasil Swadaya Masyarakat Bener Meriah – Pujatv.com Ratusan warga memadati kawasan Tajuk Enang-Enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener...

POPULERnew
Berita terpopuler