Pemerintah Bangun Kembali Huntara Rusak di Aceh Utara, Warga Soroti Jadup Belum Cair

Aceh Utara – Pujatv.com Pemerintah bergerak cepat menangani kerusakan hunian sementara (huntara) yang roboh dan rusak akibat diterjang angin kencang di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Upaya percepatan perbaikan dilakukan agar warga terdampak bencana dapat kembali menempati hunian yang aman dan layak.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri sekaligus Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera saat meninjau langsung lokasi huntara yang rusak pada Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, huntara yang mengalami kerusakan merupakan bangunan yang sebelumnya dibangun melalui berbagai program, baik oleh Kementerian PUPR, BNPB, maupun program insitu. Kerusakan yang terjadi akibat cuaca ekstrem dan angin kencang menjadi perhatian serius pemerintah dalam proses pemulihan pascabencana.

Pemerintah memastikan langkah perbaikan akan segera dilakukan agar para penghuni tidak terlalu lama berada dalam kondisi yang tidak nyaman akibat kerusakan tempat tinggal sementara tersebut.
Meski demikian, di tengah rencana percepatan rehabilitasi huntara, sejumlah warga mengaku masih menghadapi persoalan lain yang belum terselesaikan. Mereka menyoroti bantuan jatah hidup (jadup) yang hingga kini disebut belum juga dicairkan.
Warga menilai bantuan tersebut sangat penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masih tinggal di huntara. Karena itu, mereka berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik hunian, tetapi juga mempercepat penyaluran bantuan yang telah lama dinantikan.

Selain perbaikan huntara, masyarakat juga berharap seluruh proses rehabilitasi dan pemulihan pascabencana di Aceh Utara dapat berjalan lebih cepat, termasuk penyelesaian berbagai kebutuhan dasar warga terdampak bencana. Dengan demikian, proses pemulihan kehidupan masyarakat dapat berlangsung lebih optimal dan berkelanjutan.





