Demo Mahasiswa Soroti APBN, Penghentian MBG hingga Militerisme dalam Pemerintahan

Jakarta – Pujatv.com Ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, Jumat (12/6/2026), dengan membawa sejumlah tuntutan terkait kebijakan pemerintah. Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa dari berbagai kampus, termasuk Universitas Indonesia (UI), sempat dihadang aparat saat berupaya menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Pihak kepolisian menjelaskan bahwa Bundaran HI bukan lokasi yang diperuntukkan untuk penyampaian aspirasi. Selain menjadi ikon ibu kota, kawasan tersebut juga merupakan pusat aktivitas masyarakat dan perekonomian yang padat setiap harinya.
Setelah dilakukan koordinasi antara perwakilan massa dan aparat keamanan, peserta aksi akhirnya diarahkan untuk menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI. Kepolisian menegaskan pengalihan lokasi dilakukan agar kebebasan berpendapat tetap terjamin tanpa mengganggu kepentingan umum.

Dalam demonstrasi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Di antaranya menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), serta melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang dinilai membebani keuangan negara.
Selain itu, massa juga menuntut penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Para peserta aksi turut menyuarakan penolakan terhadap praktik militerisme di ranah sipil serta meminta pemerintah lebih terbuka terhadap kritik dan aspirasi publik.

Untuk mengamankan jalannya aksi, sebanyak 6.088 personel gabungan diterjunkan ke sejumlah titik di Jakarta. Aparat melakukan pengamanan guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Hingga aksi berlangsung, situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI terpantau kondusif. Meski sempat terjadi adu argumen antara sebagian peserta aksi dan aparat saat proses pengalihan rute, demonstrasi tetap berjalan damai hingga sore hari.





