LHOKSEUMAWE – PUJATVACEH.COM – Menjalani masa hukuman, tidak menjadi halangan bagi sejumlah narapidana atau warga binaan di Lembaga Permasyarakat Kelas IIA Lhokseumawe untuk menghasilkan karya.

Dengan keterampilan sederhana, warga binaan yang didominasi oleh kaum hawa ini mampu menghasilkan tas bordir dengan berbagai macam motif khas Aceh di bengkel kreatif yang telah disediakan oleh pihak lapas.

Disini warga binaan dilatih untuk menjadi sumber daya manusia yang produktif, sehingga ketika selesai menjalani masa hukuman mereka memiliki modal untuk berwirausaha.

Salah seoarang warga binaan Maulina Zahara menyebutkan, sebelumnya mereka sama sekali tidak mengerti cara menggunakan mesin jahit, apalagi untuk membuat kreasi tas seperti ini.  Namun setelah mendapatkan pelatihan selama satu bulan lebih, mereka sudah mampu menghasilkan tas bordir motif Aceh yang tak kalah dengan produksi pabrikan.

“Kami mendapat pelatihan selama sebulan didalam sini, Alhamdulilllah kita bisa menggunakan mesin jahit”, Kata Maulina Zahara, salah seorang warga binaan.

Maulina menambahkan, dalam sepekan para warga binaan mampu memproduksi hingga lima belas buah tas dengan tugas masing-masing. Mulai dari membuat motif, menjahit bordir, hingga proses finishing. Selain tas, mereka juga mampu menghasilkan sarung bordir dengan berbagai motif khas Aceh.

“Tugas yang jahit bodir lain, yang jahit tasnya lain, kami punya tugas masing-masing”, Imbuh Maulina.

Rosmawati penanggung jawab program tersebut mengaku, narapidana yang telah menjalani persidangan hingga putusan langsung dilakukan pembinaan, sebagian besar dari mereka langsung bisa menjahit dan menghasilkan tas bordir motif Aceh setalah satu bulan menjalani masa pelatihan.

“Kita bina semua disini, Insyaallah sebulan warga binaan sudah bisa menguasainya” Kata Rosmawati, Penanggung Jawab program.

Namun saat ini, produksi tas bordir motif Aceh yang dikerjakan oleh sejumlah warga binaan dilapas ini, mulai dikurangi akibat dampak pandemi covid-19  lantaran  menurunnya omzet para pelaku usaha souvenir.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini