LANGSA – PUJATVACEH.COM – Syahyuzar, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Langsa, mengaku pernah ditawari uang hingga satu milyar rupiah untuk memengaruhi kader demokrat se-Aceh agar bersedia untuk mengikuti kongres luar biasa (KLB) di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara.
Menurutnya, tawaran itu disampaikan tiga bulan sebelum KLB dilaksanakan. Seperti diketahui, dalam KLB Deli Serdang tersebut, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (purn) Moeldoko ditetapkan sebagai ketua Umum Partai Demokrat yang baru, mendongkel posisi ketua umum lama yakni Agus Harimurti yudhoyono (AHY).
Sebagai ketua DPC Demokrat Kota Langsa, Syahyuzar menganggap KLB tersebut tidak beretika dan dapat merusak tatanan demokrasi di Indonesia. Dirinya menjamin, tidak ada satupun kader maupun pengurus inti partai berlambang mercy tersebut yang ikut serta dalam KLB di Deli Serdang itu.
“Kita ada dihubungi oleh teman-teman yang sudah diberhentikan, dan ditawari bergabung di KLB 5 Maret lalu. Bahkan ditawari 100 juta sampai dengan 1 Miliar. Ia diminta memengaruhi pengurus dan kader se-Aceh untuk bergabung dengan KLB di Deli Serdang,”Jelas Syahyuzar kepada media ini, selasa,(9/3).
Ia juga menambahkan bahwa teman-teman yang bertentangan tersebut menganggap bahwa SBY tidak memiliki kontribusi besar dalam Partai Demokrat.



