Dr. Ir. Ishak Hasan, M.Si, selaku Wakil Rektor II UTU saat dimintai keterangan oleh tim PujaTV Aceh terkait pasien Covid-19 di UTU pada Rabu kemarin.

Aceh Barat- PUJATVACEH- Kampus Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh- Aceh Barat, terpaksa kembali melaksanakan kuliah daring sejak 17 Mei hingga akhir semester genap tahun 2021. Hal ini terjadi dikarenakan Rektor, staf dan sejumlah dosen terinfeksi positif Covid-19. Penghentian pola belajar tatap muka di perguruan tinggi negeri tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19 di ruang lingkup kampus UTU.

 

Dihentikannya belajar tatap muka guna untuk menghindari terjadinya penyebaran Covid-19, sehingga untuk memutuskan mata rantai penyebaran wabah covid-19 di ruang lingkup kampus.

 

Sebelumnya, mahasiswa sempat kuliah secara tatap muka selama tiga bulan terakhir, namun kegiatan tersebut terpaksa dihentikan. Rektor , beserta staf dan sejumlah dosen dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil uji swab di Banda Aceh. Menurut sumber, hasil reaktif ini berasal setelah melakukan tugas dinas dari luar daerah dua hari menjelang lebaran.

 

Sedangkan untuk seluruh ruangan civitas akademika dan ruang belajar mahasiswa telah dilakukan penyemprotan desinfektan agar lebih steril dan aman dari penyebaran virus Covid-19.

 

“Namun, untuk pelayanan public terkait administrasi di UTU, tetap berjalan seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat. Yaitu, kami buat shift piket dan tetap jaga jarak.” Ungkap Dr. Ir. Ishak Hasan, M.Si, selaku Wakil Rektor II UTU saat dimintai keterangan oleh tim PujaTV Aceh pada Rabu kemarin.

 

Sementara itu, sebanyak 6 orang dinyatakan positif sehingga jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Aceh Barat pasca lebaran semakin meningkat, dengan akumulatif sudah mencapai 194 pasien.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini