Aceh Besar – Pujatvaceh.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Aceh pada Kamis (16/9). Dalam kunjungannya kali ini presiden langsung menemui masyarakat dan melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi door to door atau dari pintu ke pintu di gampong-gampong. Dalam kegiatan tersebut, setidaknya ada 30.000 masyarakat yang akan tervaksin serta 42.000 santri dan pelajar.
Muhammad Saidi mengatakan, program vaksinasi Door To Door tersebut sangat membantu warga yang ingin melakukan vaksin namun tidak ada waktu ke puskesmas atau pos vaksinasi.
“Alhamduillah dengan ada vaksin Door To Door ini, masyarakat lebih yakin dan bisa menyaksikan jika yang vaksin tersebut tidak ada reaksi apa-apa. Karena yang beredar pada masyarakat jika menerima vaksin itu jadi sakit atau lumpuh. Selain itu vaksin seperti ini juga memudahkan warga agar tidak jauh ke pukesmas atau ke tempat umum yang disediakan fasilitas vaksin, warga hanya menunggu di rumah dan pihak kesehatan akan datang kerumah masing-masing,” jelas, Muhammad Saidi, Sekdes Gampong Lambroe Bileu.
Warga Gampong Lambroe Bileu yang rumahnya menjadi sasaran peninjauan oleh Presiden mengatakan, pentingnya melakukan vaksinasi untuk kekebalan imunitas tubuh serta dapat mengendalikan laju penyebaran Covid-19.
Selain itu warga juga merasa sangat terbantu dengan adanya program vaksinasi door to door atau dari rumah ke rumah di gampong-gampong, warga cukup hanya menunggu di rumah dan petugas kesehatan siap menyambangi rumah-rumah warga. Selain itu warga pun bisa lebih memahami betapa pentingnya melakukan vaksinasi untuk kekebalan imun tubuh di saat pandemi seperti sekarang ini.
“Vaksin seperti ini sangat bagus sehingga mayarakat bisa tau kalau vaksin itu tidak apa-apa” ungkap M.Ichsan, Warga Gampong Lambro Bileu
“Saya sangat senang sekali ada vaksin seperti ini sehingga saya tidak lagi jauh-jauh ke pukesmas untuk vaksin,” ujar Sunarti,warga
“Vaksin ke rumah seperti ini mempermudah kita tidak harus ke pukesmas lagi karea sudah dilakukan vaksin ke rumah-rumah sehingga orang tua yang memang tidak bisa datang ke pukesmas sudah bisa divaksin,” ungkap Nurhasanah, warga.



