Lhokseumawe – Pujatvaceh.com – Sejak 1 bulan terakhir, warga Dusun Keude Baroh, Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, merasakan dampak akibat kebocoran pipa gas yang ada di kawasan tersebut.
Diduga pipa gas yang bocor merupakan jaringan gas rumah tangga, milik PT Perta Gas Niaga yang bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Pembangunan Lhokseumawe (PDPL). Kebocoran tersebut diketahui setelah masyarakat menghirup bau yang sangat menyengat hingga menyesakkan paru-paru. Untuk memastikan terjadinya kebocoran gas, warga mencoba menyirami air di sejumlah lokasi tempat ditanami pipa gas, hingga menimbulkan gelembung.
Tuha Peut Desa Meuria Paloh, Husni Thamrin, mengatakan, terkait permasalahan tersebut, pihaknya telah mengkonfirmasi kepada pihak terkait, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut, bahkan pihak perusahaan telah melakukan survei beberapa waktu lalu.
Dikahawatirkan, kebocoran gas tersebut akan berdampak buruk bagi kesehatan hingga dapat membahayakan masyarakat karena dapat menimbulkan api. Warga berharap agar pihak pengelola jaringan gas tersebut segera mengatasi permasalahan yang dialami masyarakat untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.
“Kejadian gas bocor sudah 1 bulan, tetapi setelah kita konfirmasi bahkan ada 2 orang yang sudah melakukan servei tapi tidak ada respon sampai saat ini sehingga bau gas sudah sampai ke rumah. Kami menginginkan kepada semua direksi dan perjabat terkait agar segera diatasi atau jalur pipa gas disini dimatikan sama sekali,” jelas Husni Thamtin, Tuha Peut Desa Meuria Paloh.
Hingga berita ini diturunkan, Puja TV Aceh belum mendapatkan konfirmasi dengan perusahaan terkait.



