Abdya, Nagan Raya – Pujatvaceh.com – Ratusan peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K, mengikuti swab antigen di wilayah masing-masing yang telah di tetapkan sebagai syarat bagi peserta yang akan mengikuti tes pada Selasa (14/9) pagi tadi.
Kegiatan tersebut berlangsung selama 4 hari, dimulai sejak Minggu pagi hingga Rabu besok, dengan total kuota 839 orang dan perharinya sebanyak 220 orang sementara hari terakhir hanya 179 kuota. Peserta swab antigen, diharuskan membawa surat vaksin minimal dosis pertama, fotokopi KTP, dan kartu ujian P3K.
Kegiatan swab antigen secara gratis yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat Daya tersebut, sebagai tindaklajut arahan dari Kementerian Kesehatan guna memfasilitasi para peserta P3K sesuai daerah asal peserta.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat Daya, Safliati mengatakan, dari 440 peserta yang telah melakukan swab, hasilnya semua negatif. Selain memfasilitasi swab antigen gratis, dinas kesehatan setempat juga melakukan pemantauan pada 2 lokasi seleksi P3K.
“Kita mendapatkan surat dari dinas pendidikan yang merupakan surat yang diberikan oleh kementerian Kesehatan yang meminta kita untuk melakukan tes swab antigen terhadap perserta P3K guru. Kita akan selalu menfasilitasi terutama prokes, jadi kita melakukan pemantauan prokes baik di SMA maupun di SMK yang melaksanakan seleksi tersebut,” jelas Safliati, Kepala Dinas Kesehatan Abdya.
Sementara itu di daerah lain di Nagan Raya, peserta P3K yang akan mengikuti tes diwajibkan mengikuti rapid antigen yang berlangsung di Laboratorium Kesehatan Daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Nagan Raya, Siti Zaidar mengungkapkan, sejauh ini sudah 2 orang terkonfirmasi reaktif, pihaknya akan melakukan swab test kepada peserta agar memastikan kondisi kesehatannya. Peserta yang reaktif masih bisa mengikuti seleksi namun ditunda sampai hasil lab keluar. Para peserta juga diwajibkan vaksin, jika tidak maka dibenarkan mengikuti ujian seleksi.
“Karena ini ujian P3K dan digabung dalam satu ruang, untuk menghindari penularan Covid-19 maka kita laksanakan rapid tes antigen bagi yang non reaktif bisa masuk dalam 1 ruangan. Pada hari ini kita target 300 orang dan yang sudah diperiksa 160 dan yang terkonfirmasi reaktif hanya 2 orang,” tutur Siti Zaidar, Kepala Dinas Kesehatan Nagan Raya.



