Aceh Barat Daya – Pujatvaceh.com – Anggota DPR RI asal Aceh Irmawan meminta kepada Kementerian PUPR agar secepatnya membangun pengaman pantai, di Desa Keudai Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), sebagai upaya antisipasi meluasnya pengikisan garis pantai akibat gelombang laut.
“Kemarin sudah saya hubungi pihak Dirjen Sumber Daya Air pada Kementerian PUPR untuk menangani abrasi pantai itu secara darurat dulu guna menyelamatkan wilayah pesisir yang menjadi tempat pemukiman masyarakat,” kata Irmawan di Blangpidie, Abdya, Jumat.
Anggota DPR RI tersebut datang ke Kabupaten Abdya untuk melihat secara langsung kondisi dari abrasi bibir pantai di Kecamatan Susoh, yang belakangan ini terus menerus digerus air laut sehingga menyebabkan sejumlah rumah warga rusak parah diterjang gelombang laut.
Menurut Irmawan, pembangunan batu pemecah ombak (break water) di sepanjang bibir pantai Desa Keudai Palak Kerambil tersebut memang sudah diprogramkan serta pembangunan dilakukan pada tahun anggaran 2024 mendatang.
“Kalau pemecah ombak yang permanen tahun depan dibangun dan ini sudah kita persiapkan pada APBN 2024. Jadi, untuk sekarang kita tangani secara darurat dulu, agar rumah-rumah warga di pesisir pantai itu tidak dikikis lagi oleh gerusan air laut,” tuturnya.
Pengikisan bibir pantai di Desa Keudai Palak Kerambil, Susoh itu dilaporkan sudah sangat parah. Beberapa rumah penduduk hingga badan jalan desa yang terbuat dari beton juga sudah hancur akibat diterjang gelombang laut pasang.
Ketua Pemuda Desa Keudai Palak Kerambil, Arjuna mengatakan, meski abrasi sudah semakin parah, tetapi hingga kini belum ada penanggulangan serius dari pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat. Padahal, peristiwa abrasi tersebut telah berulang kali terjadi dan sudah menjadi langganan setiap tahun dilanda gelombang pasang hingga merusakkan kawasan pemukiman.
“Apabila abrasi ini tidak segera ditanggulangi oleh pemerintah maka dipastikan semua rumah warga yang berdiri di sepanjang pesisir pantai desa ini akan amblas diterjang gelombang pasang,” pungkasnya.
Sumber : aceh.antaranews.com
Foto : ANTARA/HO






