SAWEU NANGGROE – ACEH BARAT – Sektor Pertanian Setelah Sukses Membubidayakan Udang Dengan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal Yang Dilatih Secara Baik, Rumah Tani Amiruddin St Membuka Lahan Pertanian Bawang Merah. Setelah Panen Besar Bawang Merah Beberapa Pekan Yang Lalu.
Dimasa Pandemi Covid-19 Ini, Rumah Tani Amiruddin ST Berhasil Mematahkan Mitos Yang Mengatakan, Lahan Diaceh Barat Tidak Cocok Untuk Pertanian Bawang Merah. Targetnya, Komiditi Bawang Merah Diaceh Barat Sanggup Bersaing Dengan Brebes Sebagai Penghasil Bawang Merah Terbesar Di Indonesia.
Saat Ini, Rumah Tani Amiruddin St Berencana Melakukan Riset Untuk Menemukan Bibit Kol, Cabai, Dan Lain-Lain Yang Cocok Tumbuh Di Daerah Aceh Barat. Amiruddin Berharap, Kedepan Aceh Barat Menjadi Daerah Mandiri Serta Dapat Menjadi Food Estate Yang Mampu Mengirimkan Supply Keseluruh Aceh.
Selain Itu, Rumah Tani Amiruddin ST, Memperkenalkan Teknologi Pembajakan Sawah Dengan Menggunakan Mesin Jounder Super Rotary Harrow. Mesin Tersebut Akan Membantu Pembajakan Sawah Lebih Cepat. Melihat Luasnya Hektar Sawah Terbentang Di Aceh Barat, Kedepan Amiruddin Mengingikan Penambahan Mesin Jounder Super Rotary Hero.
Dirinya Juga Mengajak Pemerintah, Agar Lebih Peka Melihat Kebutuhan Petani Di Aceh Barat. Kemudian, Rumah Tani Amiruddin. ST Membuat Gerakan Tanam Padi Tiga Kali Dalam Satu Tahun Dengan Target Panen Sepuluh Ton Per Hektar.