Beras Mahal, Warga Banda Aceh Minta Pemerintah Turun Tangan

Banda Aceh – Pujatv.com: Kenaikan harga gabah kering di tingkat petani di Aceh, berdampak langsung pada melonjaknya harga beras di sejumlah wilayah, termasuk di Kota Banda Aceh dan sekitarnya.
Kenaikan ini dikeluhkan oleh para pedagang maupun konsumen, karena berimbas pada daya beli masyarakat yang semakin melemah.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Ulee Kareng Banda Aceh, Nazar, berharap agar harga gabah bisa normal kembali, sehingga masyarakat tidak terbebani dengan melonjaknya harga beras.
Kenaikan harga beras bervariasi sesuai dengan kualitas dan jenis beras, kenaikan harga mulai dari Sepuluh Ribu Rupiah hingga Dua Puluh Ribu Rupiah per karung ukuran sepuluh kilogram.

Hal senada juga disampaikan oleh Hendra, pedagang sembako di pasar yang sama. Hendra berharap, pemerintah bisa menstabilkan harga beras dengan melakukan operasi pasar. Hal ini dianggap perlu agar harga beras bisa kembali normal. Pasalnya, kenaikan harga beras biasanya akan diikuti oleh kenaikan berbagai harga kebutuhan pokok lainnya.
Para pedagang berharap, pemerintah segera mengambil langkah konkret seperti operasi pasar, guna menstabilkan harga beras dan mencegah inflasi harga kebutuhan pokok lainnya.





