Budidaya Lebah Kelulut Dapat Uang Dan Bisa Cegah Gajah Masuk Kampung

Aceh Timur – Pujatv.com : Provinsi Aceh, satu-satunya provinsi di indonesia yang memiliki kekayaan keanekaragaman hayati. Empat satwa lindung seperti Gajah Sumatera, Harimau Sumatera, Badak Sumatera dan orangutan sumatera hidup secara bersamaan di hutan Aceh. Ke empat satwa ini hidup di kawasan ekosistem leuser.
Salah satu desa yang berdekatan dengan kawasan ekosistem leuser yakni Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peurulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Sejak belasan tahun lalu, desa ini kerap berkonflik dengan makluk mamalia darat terbesar di bumi yakni gajah sumatera. Namun kini, sejak 2024 lalu, konflik mulai reda.

Pasalnya, setelah dibangun power fencing atau kawat kejut sepanjang 17 kilometer secara bertahap yang oleh lembaga konservasi, forum konservasi leuser . Gajah sumatera mulai enggan melintas untuk mencari makanan di kebun milik warga, kendati demikian beberapa kali gajah sempat berhasil melewati kawat kejut tersebut.
Kini, warga dibantu oleh yayasan hutan alam dan lingkungan Aceh membangun sebuah tempat yang berisikan puluhan toping lebah kelulut. Sejak adanya budidaya lebah madu kelulut ini gajah liar tidak pernah lagi datang untuk memakan tanaman dikebun warga.
Mahdi Ismail, salah satu petani madu yang ikut andil dalam proses pembudidayaan lebah kelulut ini, ia saban hari datang ke desa seumanah jaya untuk memberikan pengatahuan tentang bagaimana membudidaya lebah kelulut dengan baik dan bisa menguntungkan warga secara ekonomi.

Selain di tempat pinggiran kawat kejut gajah, budidaya lebah kelulut juga dilalukan rumah-rumah warga, budidaya dikelola oleh ibu-ibu rumah tangga yang beraktifitas sehari-hari di perkarangan rumah. Sejak enam bulan lalu, ibu-ibu ini sudah memanen dua kali, dengan harga satu liter madu kelulut dijual dengan kisaran Rp 500.000.
Untuk budidaya kelulut, diperlukan banyak tanaman dan bunga di sekitar area, ini tentunya akan membantu memperbaiki ekosistem hutan .budidaya lebah kelulut tidak hanya menjanjikan hasil madu yang berkualitas tinggi, tetapi juga menjadi inovasi dalam mengatasi konflik antara manusia dan satwa liar secara alami.





