
LHOKSEUMAWE – PUJATVACEH – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia Aceh Utara terus berupaya menambah kebutuhan stok darah yang kini permintaannya terus meningkat selama pandemi Covid-19. (15/6)
Mengantisipasi kekosongan stok darah, UDD PMI berjalan ke sejumlah lokasi untuk mengadakan donor darah keliling di mobil PMI seperti di lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe.
Saat ini kebutuhan stok darah di UDD PMI semakin krisis, berdasarkan data dari sumber terkait stok darah A hanya tersedia 8 kantong, AB 9 kantong sedangkan B dan O kosong.
Stok darah di UDD PMI tersebut untuk memenuhi kebutuhan stok darah ke sejumlah rumah sakit yang ada di Aceh Utara dan kota Lhokseumawe.
Dokter Fitri, Kabag Laboratorium dan Pelayan Darah UDD PMI Aceh Utara menyampaikan terkait banyaknya pendonor darah yang tidak mengetahui bahwa setelah menerima vaksin, mereka tidak bisa mendonor selama 2 minggu kedepan
Oleh sebab itu, hadirnya vaksinasi massal secara tidak langsung berimbas pada jumlah pendonor darah yang terus berkurang.
“Selama vaksinasi massal diadakan sangat berpengaruh terhadap jumlah pendonor dan stok darah dan juga masyarakat banyak yang tidak mengetahui bahwa setelah menerima vaksin tidak dibolehkan mendonor darahnya sampai beberapa waktu kedepan,” Kata dr. Fitri, Kabag Laboratorium dan Pelayan Darah UDD PMI Aceh Utara.
Berdasarkan data yang diperoleh Puja TV, sebelum adanya vaksinasi massal UDD PMI bisa mengumpulkan 30-40 kantong darah, sedangkan sekarang hanya bisa mengumpulkan 10-20 kantong.
Sementara itu kebutuhan darah di UDD PMI Aceh Utara mencapai 30-40 kantong darah perhari, karena perbulan UDD PMI mengeluarkan 1000 lebih kantong darah untuk disalurkan ke sejumlah rumah sakit di Aceh Utara dan Lhokseumawe.
Pihak UDD PMI Aceh Utara meminta kepada masyarakat agar terlebih dahulu mendonor darah sebelum melakukan vaksinasi.





