Lhokseumawe – Pujatvaceh.com – Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi didampingi Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel A. Pangerapan mengikuti rapat kerja dengan Komite I Dewan Perwakilan Daerah RI, rapat kerja ini membahas situs judi dan situs pinjaman online serta konten judi online maupun asusila serta isu-isu yang berkembang di masyarakat.

Ketua Komite I Fachrul Razi yang juga senator asal Aceh dalam rapat tersebut merasa prihatin dan meminta menkominfo untuk memblokir seluruh situs judi online, pinjaman online (pinjol) ilegal, serta situs asusila di Indonesia khususnya di Aceh sesegera mungkin diblokir untuk menghargai kekhususan Aceh dan menghindari dampak negatif.

Provinsi Aceh pada dua bulan lalu dilaporkan total pinjaman yang disalurkan fintech peer to peer lending (pinjol), baik legal dan ilegal, ke nasabah di Aceh mencapai Rp. 1,9 triliun.

“Ada 3 hal yang saat ini meresahkan masyarakat Aceh dan kami mendapat laporan langsung dari beberapa masyarakat di Aceh, yang pertama adalah terkait pinjaman online ilegal yang hari ini sangat meresahkan masyarakat, banyak sekali keluarga terjadi konflik, perceraian dan sebagainya karena adanya pinjam online itu sendiri. Yang kedua itu terkait adanya situs porno atau situs asusila yang merebak diseluruh masyarakat Aceh. Yang ketiga yaitu judi online ini juga marak dan kami mendapat laporan yang sangat masif“ kata Fachrul Razi, Ketua Komite I DPD RI.

Selain itu Fachrul Razi turut menyayangkan dan merasa miris terhadap kasus prostitusi online yang ada di Aceh, sepertinya ada pembiaran tanpa adanya penindakan yang tegas dari pemerintah dan aparat. Bulan lalu bahkan ada kasus prostitusi online bertarif 2 juta dengan transaksi antara mucikari dengan pelanggan di Banda Aceh yang diungkap oleh pihak kepolisian di Aceh.

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments